PEKANBARU, Checkbind.com – Enam tahanan Kejaksaan Negeri Pekanbaru nekat melarikan diri dari mobil tahanan saat dalam perjalanan menuju sidang di Pengadilan Negeri. Namun, kabar baiknya, aparat gabungan berhasil menangkap kembali empat dari enam buronan tersebut. Sayangnya, dua tahanan lainnya masih kami kejar hingga kini. Petugas pun terus memeras keringat memburu mereka di berbagai titik.
Peristiwa dramatis ini sontak menghebohkan warga. Bayangkan, pelarian spektakuler itu terjadi di siang bolong ketika aktivitas kota sedang padat-padarnya. Akibatnya, pusat kota pun gempar. Hingga detik ini, petugas masih membuntuti dua tahanan yang lolos. Mereka tidak akan menyerah sebelum kedua buronan itu kembali mendekam di sel.
Hanya Tersisa Dua Buronan! Intel Kejari Ungkap Fakta Terbaru
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Mey Ziko, dengan tegas membenarkan kabar bahwa sebagian besar tahanan kabur sudah berhasil diringkus tim gabungan. Ia pun menyampaikan kabar terbaru ini dengan nada lega namun tetap waspada.
“Tinggal dua lagi yang masih kami buru,” ujar Mey Ziko saat kami konfirmasi di Pekanbaru, Kamis (11/6/2026). Pernyataan singkatnya ini sekaligus menjadi penegasan bahwa aparat tidak akan berhenti sampai semua pelarian kembali mendekam di tahanan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa petugas langsung menggelandang empat tahanan yang sudah tertangkap ke Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru. Di sana, mereka akan melanjutkan proses hukum yang sempat tertunda akibat ulah nekad mereka. Sementara itu, petugas masih terus melacak dua tahanan lainnya. Aparat pun gencar melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian.
Mengapa Kronologi Masih Diselimuti Misteri? Ini Jawabannya!
Meskipun tim sudah berhasil menangkap sebagian tahanan, pihak kejaksaan belum juga membeberkan kronologi lengkap kejadian secara rinci. Bahkan, identitas para tahanan yang melarikan diri pun masih mereka rahasiakan. Lantas, apa alasannya?
Menurut Mey Ziko, pihaknya masih memfokuskan seluruh energi pada proses pencarian di lapangan. Ia tidak mau memberikan informasi setengah-setengah yang justru bisa mengganggu operasi pengejaran. “Tim kami masih sibuk di lapangan. Biarkan mereka bekerja dulu,” tegasnya.
Tim kami berhasil menghimpun informasi bahwa insiden pelarian ini terjadi pada Kamis siang (11/6/2026). Saat itu, petugas sedang mengantar para tahanan menuju Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk menjalani persidangan. Kemacetan total kemudian menjebak mobil tahanan yang mengangkut mereka di persimpangan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan KH Ahmad Dahlan. Lokasinya pun hanya berjarak selemparan batu dari gedung pengadilan.
Gila! Enam Tahanan Manfaatkan Macet untuk Kabur, Lalu Berpencaran
Dalam situasi lalu lintas yang benar-benar padat itu, enam tahanan melihat celah. Mereka dengan cekatan memanfaatkan kondisi tersebut untuk melompat keluar dari dalam kendaraan. Begitu turun, mereka langsung berpencar ke berbagai arah. Tujuannya jelas: mengelabui dan menghindari kejaran petugas yang sempat kewalahan.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian pun ikut berbagi cerita. Menurutnya, petugas berhasil menangkap dua orang tidak lama setelah mereka kabur. “Petugas langsung mengamankan dua orang itu di sel tahanan Pengadilan Negeri Pekanbaru,” ujar saksi tersebut dengan nada masih terkejut.
Pengejaran Malam Ini Makin Panas! Tim Gabungan Sisir Setiap Lorong
Pasca kejadian, aparat gabungan dari berbagai unsur langsung bergerak cepat. Mereka tidak memberi kesempatan para buronan untuk bernapas lega. Petugas segera melancarkan pengejaran intensif. Tim tidak hanya menyisir wilayah sekitar lokasi kejadian, tetapi juga menelusuri setiap kemungkinan tempat persembunyian para tahanan.
Operasi gerilya ini melibatkan puluhan personel. Mereka menyisir gang-gang sempit, rumah-rumah kosong, hingga tempat-tempat umum yang mereka curigai. Hingga malam tiba, kedua tahanan yang masih buron itu belum menunjukkan batang hidungnya. Namun, aparat memastikan tidak akan tidur nyenyak sebelum misi penangkapan selesai.
Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Jika melihat orang mencurigakan yang diduga dua tahanan kabur tersebut, segera laporkan ke pihak berwenang. Karena bagaimanapun juga, keamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua.
Pihak kejaksaan berjanji akan segera merilis detail kronologi dan identitas para pelarian begitu situasi benar-benar terkendali. Untuk saat ini, fokus utama tetaplah satu: menangkap dua tahanan yang masih berkeliaran di luar sana. Akankah mereka tertangkap dalam 24 jam ke depan? Kita pantau terus perkembangannya!



