JAKARTA, Checkbind.com – Video pembongkaran sebuah bangunan di Bekasi, Jawa Barat, mendadak viral dan menghebohkan jagat media sosial pada Selasa (30/6/2026). Warganet ramai-ramai memperbincangkan aksi petugas yang merobohkan instalasi listrik di sebuah ruko yang diduga kuat menjadi sarang penambangan kripto ilegal. Lokasi penggerebekan ini tepat berada di Perumahan Puri Cendana, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sebuah kawasan elit yang selama ini tenang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, langsung angkat bicara dan membenarkan adanya pembongkaran di ruko tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas PLN bertindak dengan pendampingan ketat dari pihak kepolisian dalam operasi hari Minggu (28/6/2026) lalu. Budi menegaskan bahwa penggerebekan ini berawal dari kecurigaan serius petugas PLN terhadap lonjakan konsumsi listrik yang tidak masuk akal di bangunan tersebut.
Petugas PLN memang mencium kejanggalan sejak beberapa waktu lalu. Mereka melihat angka pemakaian listrik di ruko itu melonjak drastis melampaui batas wajar untuk bangunan komersial biasa. Setelah melakukan penyelidikan awal, tim lapangan mendapati indikasi kuat adanya penyambungan liar yang sangat terorganisir. Budi pun menjelaskan bahwa temuan di lokasi sungguh mengejutkan pihaknya.
“Petugas PLN dengan didampingi anggota Polri langsung melakukan pemeriksaan mendalam di dalam ruko. Hasilnya, mereka menemukan sambungan listrik ilegal tiga fasa yang terpasang rapi dan profesional,” kata Budi saat ia mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (2/7/2026). Temuan sambungan tiga fasa ini menjadi sinyal merah karena petugas biasanya menggunakan sambungan jenis ini untuk peralatan industri berat, bukan untuk ruko biasa.
Tim gabungan tidak membuang waktu dan segera memutus aliran listrik ke dalam ruko yang ternyata sudah lama kosong tanpa penghuni. Petugas dengan sigap mencabut dan mengamankan kabel-kabel besar yang menjadi jalur pencurian listrik tersebut. “Kami langsung memutus aliran listrik dan menyita barang bukti berupa kabel serta beberapa peralatan pendukung lainnya ke Kantor PLN ULP Tambun,” ujar Budi menambahkan.
PLN pun bertindak tegas dengan melaporkan kasus ini ke Polres Metro Bekasi untuk diproses secara hukum. PLN mengambil langkah ini karena tindakan pencurian listrik skala besar jelas merugikan keuangan negara dan mengganggu pasokan listrik warga sekitar. Pihak kepolisian kini tengah mempelajari laporan tersebut dan mengumpulkan alat bukti tambahan untuk mengungkap dalang di balik operasi ilegal ini.
Akun Instagram @mudamudi.pc mengunggah video yang memperlihatkan isi ruko secara lebih jelas. Dalam video itu, kita melihat deretan server canggih yang diduga berfungsi sebagai mesin penambang mata uang kripto. Server-server ini tersusun rapi di dalam ruangan yang seharusnya hanya untuk toko atau kantor biasa.
Petugas menduga server-server tersebut beroperasi penuh selama 24 jam non-stop tanpa jeda sedikit pun. Akibatnya, suhu di dalam ruko meningkat sangat drastis hingga terasa panas dan pengap seperti ruang mesin. Kondisi ini tentu sangat berbahaya dan berpotensi memicu kebakaran yang bisa merembet ke pemukiman padat di sekitar perumahan.
Meski bukti visual sudah sangat kuat, Budi tetap berhati-hati dalam memberikan pernyataan resmi. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami fungsi pasti dari setiap server yang berhasil diamankan. “Kami belum bisa memastikan tujuan pasti pengoperasian server-server tersebut karena tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Budi mengakhiri keterangannya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.



