Balita 1,5 Tahun Tersangkut Tutup Lem, Tim Damkar Bandung Sigap Selamatkan

Diposting pada 5 views

BANDUNG, checkbind.com – Seorang balita berusia 1,5 tahun di kawasan Cicadas, Kota Bandung, mendadak jadi perhatian setelah jari telunjuknya tersangkut tutup kemasan lem. Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung pun langsung bertindak cepat dan akhirnya berhasil menyelamatkan balita tersebut.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Ricuh di Depan Kemenpora, Satu Polisi Terluka Bakar

Kejadian ini menimpa KA, balita yang tinggal di Jalan Sukarasa, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Menurut informasi, insiden terjadi saat sang kakek sedang asyik memperbaiki barang, sementara si kecil tak sengaja memainkan tutup lem hingga akhirnya terjepit di jari telunjuk kanannya.

Keluarga korban pertama kali berusaha melepaskan tutup lem menggunakan thinner dan minyak kayu putih. Namun, berbagai upaya mereka ternyata tidak berhasil. “Kami sudah mencoba segala cara, tetap saja tutup lem itu tidak bisa dilepaskan,” tegas Asep Rahmat, Plt Kasi Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, saat dikonfirmasi Rabu (25/6/2025).

Melihat kondisi balita semakin tidak nyaman, keluarga langsung bertindak cepat dengan membawanya ke Mako Diskar PB Kota Bandung tepat pukul 16.00 WIB. Tanpa menunggu lama, tim penyelamat langsung melakukan pemeriksaan awal.

Tim dari Peleton 2 segera mengambil tindakan. Mereka memulai proses evakuasi pukul 16.10 WIB dengan perlahan mengikis tutup lem menggunakan gunting medis. Agar lebih aman, petugas kemudian melebarkan bagian yang terjepit memakai tang knif.

Seluruh proses berlangsung hati-hati untuk memastikan jari balita tidak terluka. Alhasil, setelah 25 menit, upaya penyelamatan berhasil tuntas pukul 16.35 WIB.”Kami menangani balita ini dengan sangat hati-hati. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” tambah Asep.

Alat Sederhana, Hasil Maksimal

Meski hanya menggunakan peralatan sederhana seperti gunting medis, tang knif, dan senter, tim Damkar berhasil menyelesaikan tugas dengan sempurna. Mereka membuktikan bahwa ketelitian dan keahlian jauh lebih penting daripada alat canggih. Mereka menekankan pentingnya pengawasan ekstra terhadap benda-benda kecil di sekitar anak.

“Tutup lem yang terlihat sepele ternyata bisa membahayakan balita. Orang tua harus meningkatkan kewaspadaan,” tegas Asep.

Dengan sigapnya tim Damkar Bandung, balita tersebut akhirnya bisa tersenyum kembali tanpa rasa sakit. Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi banyak keluarga untuk selalu menjaga keselamatan anak-anak di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *