checkbind.com – Rachel Gupta secara resmi melepas mahkotanya sebagai MGI 2024. Kabar mengejutkan ini ia sampaikan melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan berat hati, Rachel mengumumkan, “Saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Miss Grand International 2024 dan mengembalikan mahkota ini.”
Rachel mengaku, keputusannya ini tidak ia ambil dengan mudah. Perempuan asal Jalandhar, Punjab, India, itu telah berjuang mati-matian untuk meraih gelar prestisius tersebut. Namun, ia merasa organisasi Miss Grand International (MGI) berlaku tidak profesional.
Menurut Rachel, MGI tidak menepati janji, memperlakukannya dengan buruk, dan menciptakan lingkungan kerja yang toksik. Ia juga berjanji bahwa kebenaran akan segera terungkap. Di akhir unggahannya, Rachel memohon maaf kepada para penggemarnya yang mungkin kecewa dengan langkah drastis ini.
Baca juga: Kebijakan Tarif Impor Trump Hantam Pasar Tenaga Kerja
Sementara itu, MGI justru memberikan versi yang berbeda. Mereka menyatakan bahwa Rachel Gupta diberhentikan secara resmi karena melanggar kontrak.
Beberapa poin pelanggaran yang mereka sebutkan antara lain:
- Menolak tugas resmi ke Guatemala tanpa alasan jelas.
- Terlibat proyek lain tanpa izin organisasi.
MGI juga meminta Rachel mengembalikan mahkota dalam waktu 30 hari. Jika tidak, mereka mengancam akan mengambil tindakan hukum.
Setelah Rachel mundur, gelar Miss Grand International 2024 beralih ke Christine Juliane Opiaza dari Filipina, yang sebelumnya menduduki posisi runner-up pertama. Christine akan dinobatkan secara resmi pada 3 Juni 2025 di Thailand.
Kontroversi ini terjadi di tengah ketegangan antara MGI dan mitra nasionalnya. Sebelumnya, lisensi Miss Grand India dicabut karena perbedaan visi antara Glamanand Group (penyelenggara Miss Grand India) dan MGI.
Netizen pun terbelah. Sebagian besar mendukung Rachel, menyebut MGI tidak transparan. Namun, ada juga yang mempertanyakan sikap Rachel, terutama soal penolakannya menghadiri tugas resmi.
Rachel belum memberikan klarifikasi lebih lanjut, sementara MGI tetap bersikukuh bahwa mereka mengambil keputusan berdasarkan kontrak. Satu hal yang pasti, kontroversi ini meninggalkan tanda tanya besar bagi dunia pageant.
Akan seperti apa kelanjutannya? Kita tunggu perkembangan terbaru!



