Pemprov NTB Tegaskan Hotel Mandalika Tak Boleh Naikkan Harga Saat MotoGP 2026

Diposting pada 4 views

Checkbind.com – Siapa yang tak kenal gemuruh mesin MotoGP? Ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini bakal kembali mengguncang Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Namun, di balik euforia balapan, ada satu kekhawatiran yang kerap menghantui para penggemar. Ya, meroketnya harga hotel dan penginapan! Pemprov NTB pun bergerak cepat. Mereka mengeluarkan peringatan keras kepada para pemilik hotel. Para pelaku usaha diminta tidak bermain-main dengan harga saat momen emas ini tiba.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, berbicara dengan tegas. Pihaknya akan mengoptimalkan pemantauan harga akomodasi selama gelaran balap motor internasional itu berlangsung. Ia menjelaskan, kenaikan harga hotel dan penginapan sering terjadi saat MotoGP. Lonjakan drastis ini menjadi catatan penting. Pemprov harus segera mengevaluasi kondisi tersebut. Apalagi, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tahun ini sudah memasuki tahun kelima. Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Aulia menyampaikan pernyataan ini pada 22 Agustus 2026. “MotoGP ini sudah masuk tahun kelima. Tentu ada hasil evaluasi sebelumnya. Persiapan kita harus jauh lebih optimal di tahun ini. Kami ingin memberikan kesan mendalam bagi para pengunjung,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menekankan hal penting lainnya. Pemprov NTB telah mengingatkan para pelaku usaha perhotelan. Mereka diminta tidak memanfaatkan momen MotoGP. Jangan menaikkan harga secara berlebihan. Jangan terapkan praktik aji mumpung. Praktik ini jelas merugikan wisatawan.

Pemprov NTB tidak berhenti di situ. Mereka menilai keberlangsungan industri pariwisata harus menjadi perhatian bersama. Keuntungan sesaat tidak seharusnya mengorbankan kepercayaan wisatawan. Kepercayaan ini sangat berharga untuk jangka panjang. “Kita harus menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan ke depan. Bukan hanya untuk saat ini,” tegas Aulia. Reputasi destinasi wisata Lombok jauh lebih penting. Reputasi itu lebih berharga daripada cuan dadakan. Cuan dadakan hanya berlangsung beberapa hari saja.

Persiapan Matang Menyambut MotoGP Mandalika 2026

Di sisi lain, persiapan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 terus dimatangkan. Berbagai pihak terkait terlibat aktif dalam proses ini. Persiapan tersebut mencakup beberapa aspek penting. Pertama, penjualan tiket. Kedua, ketersediaan akomodasi. Ketiga, layanan transportasi yang memadai. Ribuan penonton bakal memadati kawasan sirkuit. Semua aspek harus berjalan dengan baik.

Untuk penjualan tiket, Aulia menyampaikan kabar menggembirakan. Berdasarkan informasi terbaru dari penyelenggara, tiket MotoGP Mandalika sudah terjual sekitar 40 persen. Angka ini kini mendekati angka 50 persen. “Alhamdulillah, hasil komunikasi terakhir dengan penyelenggara utama. Dalam hal ini InJourney MGPA. Penjualan tiket sudah di kisaran 40 persen lebih. Bahkan hampir 50 persen terjual,” ujarnya optimis. Angka ini menunjukkan animo masyarakat masih sangat tinggi. Harga tiket yang premium tidak menyurutkan minat penonton.

Sementara itu, pola pelayanan transportasi bagi penonton secara umum masih mengacu pada skema sebelumnya. Skema ini digunakan pada penyelenggaraan MotoGP tahun-tahun lalu. Namun, Gubernur NTB memberikan perhatian khusus. Ia fokus pada optimalisasi layanan shuttle bus. Layanan ini sangat krusial untuk mendukung mobilitas penonton. Bus antar-jemput akan mempermudah pergerakan dari berbagai titik. Para penonton bisa menuju kawasan Sirkuit Mandalika dengan nyaman. Mereka tak perlu pusing memikirkan akses ke lokasi balapan. “Khusus terkait shuttle bus, gubernur memberikan penekanan. Kita harus mengoptimalkan layanan tersebut,” tambah Aulia.

Pemprov terus menggenjot berbagai persiapan. Mereka berharap penyelenggaraan MotoGP tahun ini berjalan lebih lancar. Semua pihak pun diharapkan merasakan kenyamanan. Para penonton juga mendapat imbauan penting. Mereka diminta membeli tiket melalui kanal resmi. Kanal resmi telah disediakan oleh penyelenggara. Hal ini penting untuk menghindari praktik percaloan. Praktik ini kerap merugikan calon penonton.

Aulia menilai akses pembelian tiket saat ini sudah mudah. Sistemnya juga transparan. Masyarakat tidak perlu menggunakan jasa calo. “Sekarang tidak perlu calo. Tiket itu sangat mudah untuk diakses. Kami imbau masyarakat untuk segera membeli tiketnya,” ujarnya mengingatkan. Dengan sistem penjualan yang terbuka, semua orang bisa mendapatkan tiket resmi. Mereka tak perlu membayar lebih ke tangan calo.

Pemprov NTB juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Mereka memastikan keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung. Pengaturan lalu lintas mendapat perhatian serius. Petugas kesehatan mendirikan posko di beberapa titik strategis. Tim logistik pun terus menggenjot dukungan lainnya. Pemerintah dan penyelenggara memaksimalkan semua ini agar MotoGP Mandalika 2026 terasa seru dan berkesan. Penonton juga mendapat pengalaman berkesan selama acara berlangsung.

Di tengah persiapan yang kian matang, peringatan soal harga hotel tetap menjadi sorotan. Para pelaku usaha diimbau bersikap bijak. Mereka tidak boleh menjadikan momen ini sebagai ajang cuan berlebihan. Kenyamanan wisatawan adalah prioritas utama. Jika wisatawan nyaman, industri pariwisata NTB akan terus bersinar. Nama baik daerah ini pun tetap harum di kancah internasional.

MotoGP Mandalika 9-11 Oktober 2026 bukan sekadar balapan. Ini adalah panggung bagi seluruh ekosistem pariwisata di NTB. Mereka bisa menunjukkan kemampuan menyambut tamu istimewa. Keramahan tanpa merugikan satu sama lain menjadi kunci utama. Jadi, apakah Anda siap merasakan sensasi kecepatan? Nikmati pula keindahan Mandalika yang memukau. Jangan lupa, beli tiket resmi. Pesan hotel dengan harga wajar. Rasakan pengalaman yang tak terlupakan!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *