Jepang Bakal Operasikan Taksi Terbang Listrik, Lihat Desain Futuristiknya!

Diposting pada 4 views

TOKYO, Checkbind.com – Bersiaplah menyambut revolusi transportasi udara! Maskapai ternama All Nippon Airways (ANA) bersama startup AS, Joby Aviation, bersiap meluncurkan layanan taksi terbang listrik pertama di Jepang. Menurut AFP (7/8/2025), layanan ini diprediksi mengudara di “Negeri Sakura” paling cepat pada 2027.

100 Unit Taksi Terbang Siap Mengangkut Penumpang

Kedua perusahaan ini bakal membentuk usaha patungan dengan target mengoperasikan lebih dari 100 unit taksi terbang listrik berkapasitas lima orang. Awalnya, layanan ini akan menghubungkan Bandara Narita, Bandara Haneda, dan pusat Tokyo, namun pihak penyelenggara berencana memperluas rutenya di masa depan.

Koji Shibata, Presiden dan CEO ANA, yakin layanan ini bakal mengubah wajah transportasi udara. “Taksi terbang akan merevolusi mobilitas kita!” tegasnya dalam pernyataan resmi (5/8/2025).

Cuma 15 Menit dari Tokyo ke Narita!

Pesawat buatan Joby Aviation ini bisa mengangkut 1 pilot + 4 penumpang dengan kecepatan maksimal 320 km/jam. Menurut juru bicara ANA, perjalanan dari pusat Tokyo ke Narita yang biasanya makan waktu 1 jam lebih, bakal dipangkas jadi hanya 15 menit!

Meski belum ada detail harga, ANA berjanji bakal buat tarifnya terjangkau untuk masyarakat umum. Mereka juga rencanakan demo penerbangan publik saat Osaka Expo Oktober nanti.

Jepang Dipilih Sebagai Lokasi Peluncuran Pertama

JoeBen Bevirt, CEO Joby Aviation, menyebut Jepang sebagai tempat sempurna untuk memulai era baru transportasi udara. “Jepang punya kearifan tradisional, keahlian teknologi, dan ambisi besar. Itu membuatnya jadi tempat ideal untuk meluncurkan inovasi ini,” ujarnya.

Pesawat Joby diklaim bisa lepas landas seperti helikopter, lalu beralih ke mode terbang layaknya pesawat biasa. Yang menarik, tingkat kebisingannya rendah dan zero emisi!

Tantangan Besar di Industri Taksi Terbang

Meski terdengar futuristik, industri taksi terbang masih menghadapi tantangan serius. Desember lalu, startup Volocopter bahkan sempat ancam bangkrut, sementara rivalnya, Lilium dari Jerman, nyaris kolaps sebelum diselamatkan.

Volocopter sebelumnya berencana meluncurkan taksi terbang Volocity (kapasitas 2 penumpang) pada 2025. Sayangnya, uji coba mereka di Olimpiade Paris batal karena sertifikasi mesin telat keluar.

Masa Depan Transportasi Udara Semakin Dekat!

Dengan rencana ANA dan Joby Aviation, Jepang siap jadi pelopor transportasi udara modern. Jika sukses, taksi terbang bisa jadi solusi macet dan polusi di kota-kota besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *