PALANGKA RAYA, Checkbind.com — Dua remaja mabuk nekat mengeroyok seorang driver ojek online (ojol) bernama Riko Januario (27) hingga babak belur di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Aksi brutal ini terjadi Sabtu malam (19/7/2025) di Jalan Yos Soedarso Induk, Kelurahan Menteng, dan langsung bikin netizen geram!
Awalnya Cuma Cekcok, Eh Malah Berujung Amuk Massal
Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Rian Permana, menjelaskan kronologi kejadian. Saat itu, Riko baru saja menurunkan penumpang di sebuah klub malam. Tiba-tiba, dua pemuda berinisial AS (18) dan AT (18) mengejar dari belakang sambil terus memainkan lampu jauh motor mereka.
“Pelaku AS langsung menyalip dari kiri sambil meneriakkan kata-kata kasar. Riko yang bingung langsung turun dari mobil untuk menanyakan maksud mereka,” jelas Rian dalam konferensi pers Rabu (23/7/2025).
Ajakan Damai ke Pos Polisi Malah Picu Aksi Brutal
Riko sempat mengajak kedua remaja itu menyelesaikan masalah di pos polisi terdekat. Namun bukannya tenang, mereka malah semakin emosi. Beberapa driver lain sempat mencoba melerai, tapi AS langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah Riko.
“Saat Riko berusaha menghindar, AT tiba-tiba datang dari samping dan menghantam kepala Riko dengan benda tumpul sampai berdarah!” tambah Rian.
Korban Babak Belur: Luka Jahit 5 Titik hingga Patah Tulang
Tim medis harus menjahit luka di kepala Riko sebanyak 5 kali (2 jahitan dalam dan 3 jahitan luar). Selain itu, dokter mendiagnosa tangan kanannya patah, ditambah luka lebam dan goresan di beberapa bagian tubuh.
Polisi Ringkus Pelaku, Ancaman Hukuman 12 Tahun Penjara!
Petugas kepolisian langsung menangkap AS dan AT. Mereka kini terancam dua pasal sekaligus: Pasal 170 KUHP tentang kekerasan beramai-ramai (ancaman 7 tahun) dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan (ancaman 5 tahun).
“Kami tidak akan toleransi tindakan anarkis seperti ini. Pelaku harus bertanggung jawab,” tegas Rian.
Netizen Heboh: “Jangan Main Hakim Sendiri!”
Kasus ini langsung trending di media sosial. Banyak warganet menuntut keadilan untuk Riko, sementara yang lain mengkritik perilaku kedua remaja: “Masih muda sudah berani main hakim sendiri, harus diajarkan tanggung jawab!”
Eksklusif: Kondisi Terkini Korban
Tim Checkbind.com berhasil menghubungi keluarga Riko. Menurut mereka, korban masih membutuhkan perawatan intensif dan belum bisa bekerja dalam waktu dekat. “Dia tulang punggung keluarga. Sekarang kami harus mencari cara untuk menutupi biaya pengobatan,” ujar sang adik.
Polresta Palangka Raya mengingatkan masyarakat: “Kalau mau minum-minum, kendalikan diri. Jangan sampai merugikan orang lain apalagi sampai melakukan kekerasan,” tegas Rian.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id



