Dirut PLN Ungkap Rasa Prihatin dan Mohon Maaf Atas Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Diposting pada 6 views

JAKARTA, Checkbind.com – Wah, kabar kurang mengenakkan datang dari PT PLN (Persero)! Siang tadi, Direktur Utama Darmawan Prasodjo dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak pemadaman listrik bergilir di berbagai wilayah Pulau Jawa. Tentu saja, gangguan kelistrikan ini bikin kerepotan banyak orang, mulai dari aktivitas sehari-hari sampai urusan bisnis ikut terganggu.

Namun, jangan khawatir dulu! PLN berjanji bakal terus bekerja maksimal buat mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Targetnya jelas, biar pasokan listrik kembali normal dan masyarakat bisa bernapas lega. Menurut Darmawan, pihaknya benar-benar paham betul bahwa kondisi ini bikin susah banyak pihak. Makanya, mereka langsung tancap gas dengan berbagai langkah strategis buat mengatasi masalah ini.

“PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” ujar Darmawan dengan nada penuh penyesalan saat konferensi pers, Sabtu (20/6/2026).

Nah, buat menunjukkan keseriusannya, PLN langsung bergerak cepat. Mereka mulai memasok batu bara kalori menengah atau medium rank coal ke sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Pulau Jawa. Langkah ini mereka ambil demi memperkuat pasokan energi primer pembangkit listrik sekaligus mempercepat pemulihan sistem setelah pemadaman bergilir menerjang sejumlah daerah.

Yang menarik, batu bara ini nggak cuma mereka kirim ke PLTU milik PLN sendiri, tapi juga ke pembangkit milik mitra usaha atau yang biasa disebut Independent Power Producer (IPP). Dengan begitu, mereka berharap semua pembangkit bisa bekerja optimal bareng-bareng.

“Saat ini proses penyaluran medium perengkul atau batu bara dengan tingkat kandungan menengah mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa,” jelas Darmawan menjelaskan.

Untuk wilayah Jawa bagian barat, mereka mengalirkan pasokan batu bara ke PLTU Lontar, PLTU Labuan, PLTU Suralaya I sampai VIII, PLTU Jawa VII, PLTU Jawa IX dan X, serta PLTU Indramayu. Sementara di Jawa timur, mereka juga mengirimkan pasokan ke PLTU Paiton I dan II, PLTU Paiton IX, PLTU Rembang, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-Awar. Pemerataan distribusi ini mereka lakukan biar semua pembangkit kebagian jatahnya.

Di tengah upaya pemulihan yang gencar, PLN ternyata juga dihadapkan pada tantangan baru. Ada dua pembangkit besar di Pulau Jawa milik mitra perusahaan yang mengalami gangguan teknis. Akibatnya, kedua pembangkit itu terpaksa harus keluar dari sistem kelistrikan Jawa. Tentu saja, kondisi ini menambah beban PLN dalam menjaga kestabilan pasokan listrik.

Meski Darmawan belum membeberkan detail teknis gangguannya, ia memastikan bahwa pihaknya nggak tinggal diam. “Dalam kondisi seperti ini kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” terangnya.

Biar pemulihan berjalan makin cepat, PLN langsung mengerahkan tim khusus. Mereka bekerja bahu-membahu dengan mitra pengelola pembangkit buat memastikan proses perbaikan berlangsung cepat dan lancar. “Untuk itu kami mengerahkan tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami agar perbaikan dua PLTU besar ini bisa berjalan dengan cepat dan berjalan dengan lancar sehingga bisa pulih dan kembali memasok listrik di sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” tambah Darmawan.

Bukan cuma itu, PLN juga ngebut mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan pemasok batu bara yang udah dapat penugasan dari pemerintah. Fokus utama mereka adalah memastikan pasokan batu bara kalori menengah terus mengalir. Untuk kelancaran ini, PLN terus berkoordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM.

Yang nggak kalah penting, Darmawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah dan berbagai pihak yang sudah membantu proses pemulihan. Dengan adanya alokasi batu bara kalori menengah dan arahan dari Menteri ESDM, PLN berkomitmen buat melakukan pembenahan total. Tujuannya jelas, supaya ke depan proses penyediaan tenaga listrik berjalan lebih lancar, andal, dan bebas dari gangguan.

Dengan segala upaya yang mereka lakukan, semoga listrik cepat pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Tenang, PLN masih terus berjuang!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *