JAKARTA, Checkbind.com – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) terus menunjukkan taringnya di sektor energi hijau. Melalui anak usahanya, PT Citra Nusantara Energi, emiten ini baru saja meresmikan Stasiun Pengisian Gas Alam Terkompresi (SPBG) di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan bukti nyata komitmen CGAS dalam memperkuat pasokan energi ramah lingkungan sekaligus mendongkrak pertumbuhan industri dan ekonomi lokal di kawasan timur Jawa.
SPBG Gresik ini punya kapasitas luar biasa: 2,2 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau setara 20 juta meter kubik per tahun. Dengan kapasitas sebesar ini, CGAS optimistis bisa meraup pendapatan hingga Rp150 miliar per tahun! Tak hanya itu, kehadiran SPBG ini juga bakal membuka lapangan kerja baru, baik langsung untuk tenaga operasional maupun tidak langsung lewat peluang bagi UMKM sekitar yang terlibat dalam rantai pasok dan layanan pendukung.
Strategi Besar CGAS: Dorong Energi Bersih & Ekspansi ke Depan
Pembangunan Stasiun CNG Gresik bagian dari ekspansi besar kami,” tegas Andika Purwonugroho, Dirut CGAS. “Kami serius jadi pemain utama energi bersih. Fasilitas ini tak hanya penuhi kebutuhan industri, tapi juga dukung transisi energi hijau pemerintah.
“Kehadiran stasiun CNG ini akan mengubah permainan bagi industri Jatim,” tegasnya. “Pasokan energi yang efisien dan ramah lingkungan akan meningkatkan daya saing industri lokal.” Ekonomi sekitar juga akan terdongkrak lewat partisipasi UMKM di bidang logistik dan transportasi.
Kolaborasi dengan Petrogas Jatim & Rencana Ekspansi Spektakuler
CGAS tak sendirian dalam misi ini. Perusahaan ini menjalin kolaborasi strategis dengan Petrogas Jatim Utama, BUMD Provinsi Jawa Timur, untuk membangun infrastruktur energi berbasis gas alam di wilayah tersebut. “Kerja sama ini jadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem energi di Indonesia,” jelas Andika.
Tapi, CGAS tak berhenti di Gresik. Dalam beberapa bulan ke depan, mereka bakal meresmikan dua SPBG baru di Majalengka dan Grobogan! Tak cuma itu, proyek LNG (Liquefied Natural Gas) di Karawang, Jawa Barat, juga akan segera dimulai. “Ini baru awal. Kami masih punya banyak rencana besar untuk memperluas jaringan energi bersih di Indonesia,” tandas Andika penuh semangat.
Prospek Cerah: Konsumsi Gas Nasional Diprediksi Naik 5% Per Tahun
Stasiun CNG Gresik menjawab kebutuhan pasar seiring proyeksi kenaikan konsumsi gas nasional 4-5% per tahun. Sektor industri dan transportasi menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.
CGAS yakin, SPBG ini bakal jadi mesin pendorong pertumbuhan bisnis mereka. Selain memperluas jangkauan distribusi gas ke Gresik, Surabaya, dan sekitarnya, fasilitas ini juga diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem energi terintegrasi yang mendukung ekonomi nasional sekaligus memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan,” pungkas Andika.
Kenapa SPBG Gresik Jadi Game Changer?
- Dampak Ekonomi Luas – Buka lapangan kerja & dorong UMKM lokal.
- Energi Hijau & Stabil – Pasok industri dengan gas alam yang lebih ramah lingkungan.
- Pendapatan Fantastis – Target Rp150 miliar/tahun!
- Ekspansi Tak Terhenti – SPBG Majalengka, Grobogan, dan proyek LNG Karawang segera menyusul.
CGAS jelas tak mau setengah-setengah dalam mewujudkan visi energi bersihnya. Dengan langkah strategis seperti ini, mereka siap jadi pemain utama di industri gas nasional.



