BOGOR, Checkbind.com – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) baru saja menyegel empat hotel ternama di kawasan wisata Puncak, Bogor! Mereka ketahuan membuang limbah cair langsung ke Sungai Ciliwung tanpa pengolahan.
Hotel-hotel yang kena sanksi:
- Griya Dunamis by SABDA
- Taman Teratai Hotel
- The Rizen Hotel
- New Ayuda 2 Hotel (alias Hotel Sulanjana)
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq langsung memimpin razia pada Sabtu (9/8/2025). Didampingi Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Irjen Pol Rizal Irawan, tim menemukan bukti pelanggaran serius. “Mereka terbukti melanggar aturan lingkungan dengan membuang limbah mentah-mentah ke Ciliwung. Ini tindakan kriminal!” tegas Hanif.
Lima Pelanggaran Serius yang Mereka Lakukan
- Tidak memiliki izin lingkungan – Padahal ini syarat wajib operasional hotel.
- Membuang limbah langsung ke septic tank tanpa pengolahan – Mencemari tanah dan air sekitar.
- Membiarkan limbah domestik meluap ke anak sungai – Berakhir di Ciliwung.
- The Rizen Hotel bahkan tidak memiliki IPAL sama sekali – Pelanggaran paling parah!
- Melebihi ambang batas pencemaran (BOD, COD, TSS) – Merusak ekosistem sungai.
“Kami tidak akan mentolerir perusak lingkungan!” tegas Rizal Irawan. “Mereka mengambil untung dari tamu, tapi merusak alam. Ini kejahatan lingkungan!”
Nasib 18 Hotel Lain di Kawasan Puncak
KLH telah memantau 22 hotel bintang tiga ke atas di segmen hulu Ciliwung. Setelah menindak empat hotel ini, 18 hotel lainnya akan menyusul diperiksa. Bahkan hotel melati pun akan menjadi target operasi berikutnya.
Dampak Pencemaran yang Semakin Mengkhawatirkan
Pencemaran di hulu Ciliwung telah merusak kualitas air secara signifikan. “Jika dibiarkan, Ciliwung bisa menjadi sungai mati!” ungkap Hanif.
33 Perusahaan Nakal Sudah Kena Sanksi
Sebelumnya, KLH telah mencabut izin 33 usaha nakal di hulu DAS Ciliwung. Namun, lebih dari separuhnya masih belum membongkar fasilitas ilegal. Pemerintah memberi batas waktu hingga akhir Agustus 2025. Jika bandel, pemerintah akan turun tangan membongkar paksa.
Respons Netizen: Dukung Tegas!
Masyarakat menyambut baik tindakan tegas ini:
- “Semoga tidak berhenti di sini! Awasi terus!”
- “Berikan denda maksimal agar jera!”
- “Aksi nyata yang kami tunggu-tunggu!”
KLH benar-benar serius menindak pelaku perusak lingkungan. Bisnis boleh mencari untung, tapi jangan merusak alam!



