Asap Tebal Hambat Tim Manggala Agni Padamkan Api di Rokan Hilir 

Diposting pada 3 views

PEKANBARU, Checkbind.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang super besar lagi melanda Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Tim pemberani dari Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai sampai keringetan tujuh keliling, lho! Mereka saat ini sedang berjibaku memadamkan dua titik api ganas yang tersebar di wilayah berbeda. Duh, berat banget perjuangannya!

Nah, satu titik karhutla yang bikin repot berada di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih. Bayangkan, Sob! Luas lahan yang hangus terbakar di lokasi ini mencapai sekitar 70 hektar. Wuih, luas banget kayak puluhan lapangan sepak bola! Tim pemberani langsung tancap gas ke lokasi begitu laporan masuk.

Sementara itu, titik karhutla lainnya sedang merajalela di Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan. Nah, yang ini lebih serem! Kebakaran di wilayah ini masih terus berlangsung dan sampai sekarang belum berhasil dikendalikan. Waduh, minta doa restu semua pihak nih!

Update Terkini: Di Rantau Bais Mulai Reda, Tapi Sungai Besar Masih Panas!

Kepala Manggala Agni Dumai, Chaerul Parsaulian Ginting, memberikan kabar yang sedikit melegakan. Menurutnya, kondisi karhutla di Kepenghuluan Rantau Bais saat ini sudah mulai terkendali, Alhamdulillah! Petugas pemberani kini hanya fokus melakukan proses pendinginan di area bekas kebakaran. Lega banget, kan?

Sialnya, di Sungai Besar Apinya Makin Nggak Terkendali!

Nah, sebaliknya dengan Kepenghuluan Sungai Besar. Di sini, kebakaran masih menjadi mimpi buruk! Apinya terus meluas di kawasan lahan gambut yang super mudah terbakar. Chaerul mengakui dengan jujur, “Di Kepenghuluan Sungai Besar belum berhasil kita kendalikan, kami masih terus berupaya melakukan penyekatan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/6/2026). Duh, deg-degan banget!

Luas Kebakaran Masih Misteri, Api Terus Menyebar!

Yang lebih bikin penasaran, luas lahan yang terbakar di lokasi Sungai Besar belum bisa dipastikan oleh tim. Soalnya, titik api masih berkembang dan bergerak cepat di atas gambut yang kering. Kondisi ini tentu saja membuat para petugas semakin was-was dan harus ekstra siaga.

Gaspol! Manggala Agni Langsung Turunkan Dua Tim Khusus

Untuk menghadapi si jago merah yang bandel ini, Manggala Agni Dumai langsung menerjunkan dua tim andalan ke lokasi. Mereka nggak main-main! Para petugas pemberani ini berupaya keras menahan laju api yang ganas. Caranya? Dengan membuat sekat-sekat api dari dua sisi berbeda, tujuannya agar kebakaran nggak semakin meluas ke mana-mana.

“Karena kebakarannya besar banget, kami langsung menurunkan dua tim sekaligus,” ujar Chaerul dengan nada tegas. Mantap, kan?

Asap Tebal Bikin Sakit! Petugas Sampai Sesak Napas

Coba bayangkan, Sob! Chaerul mengakui bahwa petugas di lapangan menghadapi kondisi yang super berat. Penyebab utamanya? Asap tebal banget yang menyelimuti seluruh area kebakaran! “Asapnya benar-benar tebal, karena ini lahan gambut yang membara dari dalam,” keluh Chaerul. Meski begitu, tim tetap semangat melakukan penyekatan dari dua sisi, pokoknya api nggak boleh tambah meluas!

Krisis Air! Ini Dia Tantangan Tersembunyi Para Petugas

Nah, ini dia masalah klasik yang bikin sakit kepala! Selain harus berhadapan dengan asap tebak yang menyiksa, para petugas pemberani juga harus mengelola sumber air yang sangat terbatas. Iya, terbatas! Bisa dibayangkan kan, mau memadamkan api seluas puluhan hektar tapi airnya pas-pasan? Duh, miris!

Akibat keterbatasan ini, upaya penanganan karhutla menjadi lebih rumit dan berat. Apalagi area yang terbakar masih cukup luas dan terus merambat. “Tim kami sedang melakukan manajemen pengelolaan sumber air yang super ketat. Semua harus diatur agar air nggak habis dalam proses pemadaman. Soalnya, sumber air benar-benar terbatas,” beber Chaerul dengan nada prihatin.

Kondisi para petugas yang kewalahan ini tentu memprihatinkan. Bayangkan, mereka harus berjuang melawan api, asap, dan keterbatasan air secara bersamaan! Jadi, jangan cuma baca beritanya saja, Sob. Mari kita bantu doa agar hujan segera turun dan api cepat padam. Lebih baik lagi, kita cegah karhutla dengan nggak membuka lahan dengan cara dibakar. Yuk, jaga Rimba kita bersama!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *