BOGOR, Checkbind.com – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, mengeluarkan perintah evakuasi mendadak. Ia menyasar para pemulung dan warga di sekitar TPA Galuga. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Ade bertindak cepat demi menyelamatkan nyawa. Api besar melahap lahan TPA. Kobaran itu kini merambah gunungan sampah. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan.
Ade langsung memimpin koordinasi di lokasi kebakaran. Ia berbicara di hadapan tim pemadam gabungan. Waktu itu menunjukkan Selasa (8/9/2026) malam. Ade menegaskan prioritas utama. “Kami mengutamakan keselamatan warga. Kami juga harus menyisir pemulung,” katanya dengan tegas. Ia tidak ingin ada korban jiwa. Situasi memaksa mereka bertindak ekstra hati-hati.
Sungguh mengerikan nasib para pemulung. Beberapa dari mereka masih bertahan di tenda. Api sudah mendekati permukiman darurat itu. Petugas menemukan fakta mencengangkan. Ternyata masih ada pemulung di dalam tenda. Ade langsung naik pitam. Ia memerintahkan sterilisasi total area. “Jangan sampai kayak tadi. Masih ada pemulung di tenda. Petugas harus mengosongkan semuanya,” ucapnya. Ia meminta tim menyisir setiap sudut. Tidak boleh ada yang tertinggal.
PARKIRAN MOTOR HALANGI JALAN, WABUP MARAH BESAR!
Di sisi lain, Ade juga melayangkan kritik pedas. Ia menyoroti ulah warga iseng. Banyak orang justru datang menonton. Mereka memadati area sekitar kebakaran. Akibatnya, akses petugas menjadi tersendat. Ade melihat sendiri kemacetan itu. Motor-motor berjejer di badan jalan. Pemiliknya asyik melihat api. Hal ini membuat mobil Damkar kesulitan masuk. Ade mengungkapkan kekesalannya. “Warga menonton di sana. Mereka memarkir motor sembarangan. Itu menyulitkan petugas Damkar,” keluhnya.
Ade meminta tim melakukan sosialisasi. Mereka harus membubarkan para penonton. Petugas keamanan mulai mengamankan jalur. Mereka meminta warga menjauh dari lokasi. Menonton kebakaran sangat berbahaya. Selain itu, aksi itu menghambat pemadaman. Ade mengancam tindakan tegas. Ia tidak segan mengusir paksa penonton. Akses darurat harus benar-benar lancar.
MALAM BUTA DAN JURANG, PETUGAS DIMINTA FOKUS!
Memasuki malam, tantangan semakin berat. Gelap gulita menyelimuti TPA Galuga. Penerangan hanya mengandalkan senter. Ade pun mengingatkan seluruh tim. Ia meminta mereka menjaga keselamatan. Medan di sana sangat ekstrem. Banyak jurang curam menganga. “Bawa selang di malam hari hati-hati. Ada jurang dan lubang mengancam,” ingat Ade. Ia tidak mau petugas celaka. Setiap langkah harus terukur.
Namun, semangat petugas tidak pudar. Mereka terus bergerak lincah. Mereka menyusuri area yang terbakar. Koordinasi mereka sangat rapi. Ade terus memompa motivasi. Ia menekankan keseimbangan prioritas. Selamatkan warga, tapi jaga diri sendiri. “Jaga keselamatan masyarakat. Jaga juga keselamatan petugas. Kita semua harus selamat,” pungkasnya. Ucapan ini menggema di malam hari.
API MASIH BERGELIAT, ESKAVATOR MASUK MEDAN!
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan fakta. Kobaran api masih menyala terang. Asap hitam pekat mengepul tinggi. Pemandangan itu sangat mencekam. Namun, petugas tidak menyerah. Mereka terus memompa air. Tim gabungan dari Damkar bergerak. BPBD turun membantu. TNI dan Polri juga ikut serta. Mereka semua bahu-membahu memadamkan api.
Sementara itu, strategi baru pun langsung diterapkan. Pertama, petugas mengerahkan alat berat. Kemudian, eskavator besar masuk ke area dan menggusur tumpukan sampah. Tujuannya, memutus jalur api. Dengan begitu, eskavator menciptakan sekat tanah yang mengisolasi kobaran. Akibatnya, api tidak menjalar ke area lain. Di sisi lain, suara mesin eskavator bergemuruh dan berpadu dengan pompa air.
Solidaritas antarinstansi sangat terlihat. Mereka kompak menghadapi musibah. Api masih terlihat di beberapa titik. Namun, optimisme tetap terjaga. Petugas bergantian bertugas. Mereka tidak mengenal lelah. Hingga kini, tidak ada korban jiwa. Ini pencapaian luar biasa. Mereka bertekad mempertahankannya.
Kini, seluruh masyarakat berdoa. Mereka mendukung para petugas. Masyarakat harus menjauh dari lokasi. Serahkan penanganan pada profesional. Mereka sudah bekerja maksimal. Pemerintah akan terus memantau. Perkembangan terbaru segera diumumkan. Tetap waspada dan utamakan keselamatan!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.



