Pemukul Mahasiswi di Helen’s Jambi Ditangkap, Polisi Tegaskan: “Bukan Senpi, tapi Airsoft Gun!”

Diposting pada 12 views

JAMBI, Checkbind.com – Polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku pemukulan terhadap seorang mahasiswi di tempat hiburan malam Helen’s Play Mart, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy, langsung memastikan kabar ini saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Rabu (11/6/2025). “Benar, pelaku sudah kita amankan,” tegas Deddy.

Pelaku ternyata seorang pekerja swasta bernama Doni Putra, sementara korbannya adalah mahasiswi berinisial AJV. Yang bikin publik heboh, awalnya beredar kabar bahwa pelaku menggunakan senjata api. Namun, polisi dengan cepat meluruskan informasi ini. “Barang bukti yang kami temukan bukan senpi, melainkan airsoft gun,” jelas Deddy.

Kronologi Kejadian: Cekcok Berujung Luka di Kepala

Insiden ini meletus pada Rabu dini hari (11/6/2025). AJV dan temannya tiba di Helen’s Play Mart sekitar pukul 01.00 WIB. Dua jam kemudian, tepatnya pukul 03.00 WIB, AJV dan Doni terlibat cekcok panas. Tak lama setelah pertengkaran, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan—kepalanya terluka dan mengeluarkan darah.

AJV langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Jambi untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, temannya yang menyaksikan kejadian itu langsung melapor ke Mapolresta Jambi. “Kami masih mendalami motif keributan ini, tapi yang pasti, kami menyita airsoft gun dari TKP,” tambah Deddy.

Video Viral: Mahasiswi Berdarah dan Tangis Histeris

Sebelum polisi memberikan klarifikasi, video yang memperlihatkan AJV berlumuran darah sambil menangis histeris sudah lebih dulu viral di media sosial. Narasi yang beredar menyebutkan korban dipukul dengan senjata api karena masalah asmara.

“Saya dapat info, Min, mereka ribut soal pasangan. Tiba-tiba si perempuan dipukul pakai senpi, lalu temannya yang mau melerai malah ditodong senpi juga,” tulis salah satu unggahan yang menyertai video tersebut.

Polisi Pastikan Tidak Ada Senjata Api

Meski kabar awal menyebutkan adanya senjata api, polisi menegaskan bahwa pelaku hanya menggunakan airsoft gun. “Kami ingin meluruskan informasi yang beredar. Tidak ada senpi di TKP, hanya airsoft gun,” tegas Deddy.

baca juga: Suporter Acungkan Pistol Mainan Saat Tawuran di Cikarang

Polisi meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kami sedang mengusut tuntas kasus ini, termasuk motif di balik pemukulan tersebut,” kata Deddy.

Sementara itu, kondisi AJV dilaporkan mulai stabil, meski masih membutuhkan perawatan lebih lanjut. Keluarga korban meminta doa dan dukungan agar putri mereka cepat pulih.

Pelaku Terancam Pasal Penganiayaan

Doni Putra, sang pelaku, kini harus berhadapan dengan hukum. Polisi menyatakan akan menjeratnya dengan pasal penganiayaan berat. “Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tandas Deddy.

Pesan untuk Anak Muda: Hindari Kekerasan!

Kasus ini kembali mengingatkan kita bahwa kekerasan bukanlah solusi. Apalagi, lokasi kejadian adalah tempat hiburan yang seharusnya menjadi ruang bersenang-senang, bukan ajang main hakim sendiri.

Polisi juga mengimbau anak muda untuk lebih bijak menyikapi masalah. “Jangan sampai emosi merusak masa depan,” pesan Deddy.

Apa Selanjutnya?

Tim penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Mereka juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi kejadian.

“Laporkan ke kami jika ada fakta baru,” pintanya.

Nah, buat kamu yang suka nongkrong di tempat hiburan malam, tetap waspada dan jaga diri, ya! Jangan sampai jadi korban atau pelaku kekerasan berikutnya.

#UpdateTerus di Checkbind.com untuk kabar terbaru seputar kasus ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *