ACEH UTARA, Checkbind.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Utara berhasil mengungkap aksi penipuan spektakuler yang dilakukan seorang pria berinisial IK (52). Warga Desa Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, ini memulai aksinya sejak 2019 dengan modus yang sangat licik: berganti-ganti identitas palsu!
Modus Operandi: Dokter, Polisi, Petugas BNN – Dia Bisa Jadi Apa Saja!
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Boestani, menjelaskan bahwa IK menggunakan berbagai taktik dalam menjalankan aksinya. Di Kabupaten Bireuen, dia mengaku sebagai dokter spesialis kandungan yang katanya membuka praktik di Medan. Di Lhokseumawe, dia berpura-pura menjadi anggota BNN atau polisi gadungan!
“Dia memakai banyak topeng, berganti profesi sesuai situasi. Korban awalnya percaya karena dia pandai merayu,” tegas AKP Boestani saat jumpa pers di Mapolres Aceh Utara, Sabtu (26/7/2025).
30 Korban Terjebak, Kerugian Rp 418 Juta!
Aksi IK ternyata berdampak luas. Selama lima tahun (2019-2025), dia berhasil mengelabui 30 korban dari berbagai wilayah Aceh. Total uang yang berhasil dia kumpulkan mencapai Rp 418,5 juta!
Polisi menyatakan, awalnya hanya 24 korban yang melapor. Namun, belakangan jumlahnya terus bertambah. “Kami masih menerima laporan baru. Kemungkinan besar korban akan bertambah lagi,” tambah Boestani.
Ditangkap karena Tipu Mobil, Ternyata Aksi Lain Terbongkar!
Awalnya, polisi menangkap IK karena kasus penipuan kendaraan di Aceh Utara. Namun, pemeriksaan lebih lanjut mengungkap rentetan penipuan lain dengan modus serupa.
“Dia menggunakan trik yang sama berulang kali: berpura-pura memiliki jabatan tinggi, membuat korban percaya, lalu melarikan uang mereka,” jelas Boestani.
Ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara
IK kini menghadapi hukuman berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 378 Jo Pasal 372 Jo Pasal 64 KUHP tentang penipuan dan penggelapan berulang. Jika terbukti bersalah, dia bisa mendekam di penjara hingga 4 tahun!
Polisi menduga masih ada korban lain yang belum berani melapor. “Proses pemberkasan masih berjalan. Kami siap menerima laporan dari korban baru,” tegas Boestani.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id



