Kopaska Turun Tangan! Misi SAR KMP Tunu Pratama Jaya

Diposting pada 12 views

Checkbind.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung bergerak cepat! Koarmada II mengerahkan semua kekuatan laut dan udaranya untuk menyelamatkan korban tenggelamnya kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. TNI mengerahkan kekuatan maksimal untuk operasi penyelamatan ini, mulai dari kapal perang, pesawat intai, hingga pasukan elite Kopaska.

Mayjen Kristomei Sianturi tegas menyatakan, “Kami kerahkan semua kemampuan! KRI Teluk Ende dan KRI Tongkol langsung bergerak, dibantu pesawat CN 235, dua kapal AL, plus tim penyelam Kopaska terbaik!” dalam konferensi pers Jumat (4/7/2025).

Danguspurla Koarmada II Pimpin Langsung, Laut Ganas Jadi Tantangan
Danguspurla Koarmada II memimpin langsung operasi SAR ini dan mengkoordinasikan berbagai instansi terkait. Meski ombak ganas menghadang, TNI bersikukuh tetap melanjutkan pencarian. “Laut memang kejam hari ini, tapi kami takkan menyerah! Misi kemanusiaan ini harus berhasil!” seru Kristomei.

TNI menegaskan, evakuasi korban adalah prioritas utama. “Ini tugas suci kami sesuai UU TNI—menyelamatkan nyawa adalah kewajiban!” tambahnya. Tak lupa, ia mengajak masyarakat ikut mendoakan keselamatan korban dan tim di lapangan.

Malam Mencekam: Kapal Tenggelam dalam Hitungan Menit!
Kisah tragis KMP Tunu Pratama Jaya dimulai Rabu (3/7/2025) malam. Kapal yang membawa 65 orang (12 kru, 53 penumpang, plus 22 kendaraan) ini berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pukul 22.56 WIB. Namun, nasib malang menghampiri.

Pukul 23.20 WIB, kru kapal mengirimkan sinyal darurat! Hanya 15 menit berselang, gelombang ganas menelan kapal itu sepenuhnya. “Petugas syahbandar melihat langsung kapal tenggelam pukul 23.35 WIB,” jelas Wahyu Setiabudi, Koordinator Pos SAR Banyuwangi.

Tim SAR Gabungan Bergerak Super Cepat!
Begitu kabar kecelakaan tersebar, tim SAR gabungan langsung meluncur ke lokasi. Pukul 00.18 WIB, Rigid Inflatable Boat (RIB) sudah membelah ombak Selat Bali untuk evakuasi. Tim SAR menemukan 6 korban tewas dan berhasil menyelamatkan 29 orang hingga Kamis malam.

Aksi Heroik Kopaska dan Harapan yang Masih Menyala
Pasukan Katak TNI (Kopaska) menjadi andalan dalam pencarian korban. “Mereka penyelam terbaik kami, siap menyelam di kondisi terburuk sekalipun!” tegas Kristomei. Dengan peralatan canggih dan semangat pantang menyerah, tim ini terus berusaha menemukan korban yang masih hilang.

Masyarakat pun diminta terus mendukung. “Doa kalian adalah kekuatan terbesar kami!” pesan Kristomei. Tim SAR terus melanjutkan pencarian dengan harapan bisa menyelamatkan lebih banyak korban.

Baca Juga: GEGER! Polisi Maluku Bobol Jaringan Mafia Minyak Oplosan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *