UNGARAN, Checkbind.com – HEBOH Kasus Pemerasan di Semarang Terbongkar! Simak infonya. Sat Reskrim Polres Semarang berhasil meringkus seorang pelaku pemerasan yang beraksi di wilayah Bergas, Kabupaten Semarang. Aksi kriminal ini terbongkar setelah korban berani melawan, hingga dompet pelaku terjatuh dan identitasnya terungkap.
Kompol Erwin Chan Siregar selaku Wakapolres Semarang menegaskan, “Tim kami berhasil menangkap Saiful Dwijayanto di rumahnya, Kota Semarang, tepat pada Jumat (23/5/2025) sekitar tengah malam.”
“Korban dengan inisial KAS, yang masih di bawah umur, berhasil menggagalkan aksi pemerasan dengan melawan. Akibatnya, dompet pelaku terjatuh sehingga petugas bisa melacak identitasnya,” jelas Erwin dalam rilis kasus di Gedung Condrowulan, Mapolres Semarang, Rabu (28/5/2025).
Menurut Erwin, sebelumnya Saiful mengancam KAS dan memaksa korban menyerahkan ponsel serta dompet berisi uang Rp 600.000 beserta dokumen penting. “Namun, korban tidak tinggal diam. Dia melawan dengan gigih hingga pelaku panik dan meninggalkan barang bukti,” tambahnya.
Tak Hanya Pemerasan, Polisi Juga Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan
“Tak cuma memaparkan kasus pemerasan, Erwin juga membongkar aksi nekat Komarudin yang mencuri dengan kekerasan,” tegasnya. Polisi berhasil menangkapnya di Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.
“Pelaku nekat merampas sepeda motor korban di daerah Banyubiru, Kabupaten Semarang. Saat itu, korban sedang sendirian di lokasi sepi. Tiba-tiba, pelaku menendangnya hingga terjatuh, lalu memukulnya pakai helm dan menusuk punggung korban,” jelas Erwin.
Pelaku Kedua Kabur, Masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)
Tak berhenti di situ, polisi juga menangkap Bayu Aprianto saat sedang asyik karaoke di Tegalpanas, Bergas, Kabupaten Semarang. Namun, rekannya, Budi alias Kopok, masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Mereka berdua bekerja sama mencuri motor saat korban sedang shalat subuh di Mushola Hudallah. Sayangnya, Kopok berhasil kabur, tapi kami terus memburunya,” tegas Erwin.
Baca Juga: Polri Tampilkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Dari kasus-kasus ini, terlihat bagaimana keberanian korban dan ketangkasan polisi berperan besar dalam mengungkap kejahatan. “Kami sangat menghargai keberanian korban yang melawan, karena aksinya membantu kami menangkap pelaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan setiap tindak kriminal,” tegas Erwin.
Dengan kerja cepat polisi, pelaku-pelaku kejahatan ini akhirnya berhasil dibekuk. Namun, polisi masih terus memburu pelaku lain yang masih buron. “Kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku dihadapkan ke hukum,” tandas Erwin.



