JAKARTA, Checkbind.com – Sebuah insiden mencekam terjadi di Jalan Raya Kapuk, tepatnya di depan SPBU Kayu Besar, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (26/7/2025) dini hari. Sebuah Toyota Fortuner nekat kabur setelah menabrak truk tangki air, tetapi aksi buruannya berakhir tragis saat massa marah menghajar mobil itu hingga ringsek. Kejadian ini langsung viral setelah akun @warga.jakbar mengunggahnya, memperlihatkan aksi balas dendam warga yang berujung ricuh.
Massa Mengejar, Fortuner Terpojok
Video yang beredar menunjukkan puluhan pengendara motor mengejar Toyota Fortuner bernomor polisi B 2986 BBH sambil terus membunyikan klakson. Mobil itu melaju kencang sambil menyeret garis pembatas jalan berwarna kuning-hitam, bahkan memercikkan api dari bawah bodinya! Para pemotor berteriak histeris meminta pengemudi berhenti.
“Woi, turun! Turun!” teriak mereka penuh amarah.
Pengemudi akhirnya menyerah dan membuka kaca mobil. Namun, alih-alih meminta maaf, massa justru langsung merusak Fortuner hingga bagian kanan depan hancur. Beberapa saksi menyebut pengemudi dalam kondisi mabuk dan sebelumnya menabrak sepeda motor.
Polisi Beberkan Fakta Kejadian
AKP Joko Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, menjelaskan kronologi lengkapnya. Menurutnya, kejadian bermula sekitar pukul 00.30 WIB saat Fortuner melaju dari arah timur ke barat.
“Pengemudi Li Guiren kehilangan kendali, menyebabkan mobil oleng ke kanan dan menabrak truk tangki Mitsubishi bernomor B 9543 UFA,” papar Joko.
Truk yang dikendarai Wahyudin (48) itu sedang melaju dari arah berlawanan. Tabrakan merusak sisi kanan truk, tetapi untungnya tidak menimbulkan korban luka.
Tidak Ada Korban Jiwa
Joko menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Kerusakan hanya terjadi pada bodi truk. Tidak ada yang terluka,” tegasnya.
Tim polisi segera mengamankan lokasi, mengumpulkan bukti, dan memeriksa saksi. Mereka menyita STNK truk milik PT Mega Esa Farma serta SIM B1 Wahyudin sebagai barang bukti.
Kasus Masih Berproses
Unit Laka Lantas Jakarta Barat Tim 1 kini menangani kasus ini. Belum jelas apakah polisi akan menjerat pengemudi Fortuner dengan tuduhan tambahan terkait dugaan mabuk.
Netizen Ramai Berdebat
Video ini memicu perdebatan sengit di media sosial. Sebagian netizen mendukung aksi warga, sementara lainnya mengecam perusakan mobil.
“Kalau memang mabuk, serahkan ke polisi. Rusak-rusak mobil malah bisa kena pasal,” tulis seorang warganet.
Namun, ada juga yang membela, “Kalau nggak diajarin, dia nggak kapok! Sudah nabrak, kabur lagi!”



