Buronan Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon Ternyata Tertangkap Saat Mencuri

Diposting pada 4 views

CILEGON, Checkbind.com – Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku pembunuhan anak anggota Dewan Pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Maman Suherman. Mereka mengamankan pelaku berinisial HA (30) justru saat pria ini tertangkap basah sedang menggasak rumah warga di Kota Cilegon, Banten. Momen penangkapan ini sungguh mengejutkan publik karena HA masih menjadi buronan kasus pembunuhan.

Tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten berhasil mencegat HA, warga Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (2/1/2026). Operasi mereka berkonsentrasi di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon. Kemudian, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengonfirmasi kabar ini melalui pesan WhatsApp di Sabtu (3/1/2026). Ia menegaskan, “Iya, pelaku memang kami amankan saat ia sedang nekat mencuri di sebuah rumah di Cilegon.”

Hebatnya, rumah yang HA masuki bukan milik warga biasa, melainkan milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri. Pembantu rumah tangga di lokasi menyadari kehadiran orang asing dan langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar pun langsung bergerak cepat melaporkan kejadian ini ke polisi. Petugas yang datang kemudian berhasil menemukan HA yang bersembunyi di dalam rumah.

Polisi langsung membawa HA ke Mapolres Cilegon untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di tempat itu, pelaku akhirnya mengaku melakukan perbuatan keji, yaitu membunuh MAHM (9), anak Maman Suherman, pada Selasa (16/12/2025). Pengakuan mengejutkan ini ia sampaikan dalam pemeriksaan awal dan membuat banyak pihak bergidik ngeri.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama mengunggah foto pelaku melalui status WhatsApp. Dalam foto tersebut, terlihat HA duduk di lantai lobi Mapolres Cilegon dengan mengenakan kaus hitam dan celana hitam. Petugas memborgol tangannya menggunakan dua tali ties. Foto itu juga menampilkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan dan AKP Yoga Tama. Namun, meski foto sudah beredar, Dian belum mau mengungkap motif atau identitas lengkap pelaku. Ia hanya berjanji, “Kami akan menyampaikannya pada saat ekspos resmi.”

Kronologi pembunuhan sebelumnya sudah menyita perhatian publik. Awalnya, kejadian bermula sekitar pukul 14.20 WIB saat Maman Suherman menerima telepon panik dari anak keduanya yang meminta pertolongan. Maman yang sedang bekerja langsung bergegas pulang. Sayangnya, saat ia membuka pintu rumah, ia justru mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat.

Keluarga pun melarikan korban ke Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon. Namun, dokter yang memeriksa harus menyatakan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan lebih lanjut kemudian mengungkap fakta mengerikan: korban mengalami 19 luka tusukan benda tajam. Tindakan ini jelas sangat brutal dan tidak berperikemanusiaan.

Kini, setelah polisi mengamankan pelaku, masyarakat pun menanti perkembangan lanjutan dari penyidikan. Kasus yang melibatkan anak seorang politikus lokal ini mendapatkan perhatian khusus dari banyak kalangan. Publik juga berharap polisi segera mengungkap motif di balik pembunuhan ini agar keadilan benar-benar mereka tegakkan.

Penangkapan HA saat mencuri juga membuktikan bahwa pelaku sering kali kembali melakukan aksi kriminal meski sudah menyandang kasus berat. Oleh karena itu, polisi sekarang mendalami kemungkinan keterkaitan kasus pencurian ini dengan pembunuhan sebelumnya. Mereka juga tidak menutup kemungkinan bahwa pelaku memiliki modus operandi yang sama dalam setiap kejahatannya.

Keluarga korban tentu masih berduka atas kepergian MAHM yang masih sangat belia. Dukungan dari berbagai pihak pun terus mengalir untuk meringankan beban mereka. Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Pihak kepolisian memastikan bahwa mereka akan memproses hukum terhadap HA secara transparan dan profesional. Mereka berjanji akan mengungkap semua fakta secara lengkap kepada publik. Dengan komitmen ini, semua pihak berharap kasus ini tuntas dan memberikan keadilan sepenuhnya bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *