Air Mata Haru di Tuban! Orangtua Melepas Anak ke Sekolah Rakyat

Diposting pada 5 views

TUBAN, Checkbind.com – Puluhan orangtua siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tak kuasa menahan tangis. Mereka baru saja melepas buah hati yang akan memulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Sebanyak 50 siswa—25 pelajar SMP dan 25 SMA—resmi memulai kehidupan baru di asrama sejak 14 Agustus 2025.

Kisah Haru Lasmijah: Dari Putus Sekolah ke Peluang Baru

Lasmijah (49), ibu asal Kecamatan Palang, bersyukur anaknya bisa kembali bersekolah. Padahal sebelumnya, sang anak sempat putus sekolah karena masalah biaya. “Sekarang anak saya bisa sekolah gratis. Saya sangat terbantu,” ujarnya dengan suara bergetar, Kamis (14/8/2025).

Meski bahagia, Lasmijah tetap merasa sedih. Ia harus berpisah dengan anak kesayangannya yang kini tinggal di asrama UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tuban. Setiap hari, wanita buruh tani ini hanya bisa mendoakan kesuksesan anak semata wayangnya. “Semoga dia jadi orang sukses dan membanggakan,” harapnya.

Sekolah Rakyat: Transformasi Pendidikan Holistik

Beni Sujanto dari Kemensos RI menjelaskan konsep unik Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini tidak hanya membina siswa tapi juga menguatkan peran orangtua melalui Family Support Group.

“Kami mendampingi siswa 24 jam dengan pola terstruktur, tapi tidak seketat sekolah militer,” jelas Beni. Tim pendidik fokus membangun karakter siswa secara menyeluruh – mulai dari aspek emosional, spiritual, hingga keterampilan praktis.

Namun, pihak sekolah mengatur ketat kunjungan orangtua. “Kami memiliki SOP khusus agar aktivitas belajar tidak terganggu,” tegas Beni.

Fasilitas Lengkap dengan Dukungan Pemerintah

Sekolah Rakyat saat ini menempati gedung sementara di BLK Tuban. Meski begitu, fasilitas pendukung sudah sangat memadai. Pihak sekolah menyediakan 19 tenaga pendidik profesional, ditambah 10 pengasuh khusus (4 untuk putra dan 6 putri).

“Kami berencana pindah ke lokasi baru dengan fasilitas lebih baik,” janji Beni. Dukungan Pemkab Tuban juga patut diapresiasi. “Tidak semua daerah bisa menyelenggarakan program sebaik ini,” tambahnya bangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *