Warga Amuk Pelaku Curi Motor Keyless Pakai Cutter, Babak Belur Dihajar Massa

Diposting pada 8 views

DEPOK, checkbind.com – Aksi nekat seorang pencuri motor berinisial AW (29) berakhir tragis. Pelaku nekat merusak kontak keyless motor Honda Vario milik warga di Kampung Poncol, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (16/6/2025) pagi. Tanpa rasa bersalah, AW menggunakan pisau cutter untuk membobol sistem pengamanan motor yang terparkir di samping rumah korban. Namun, aksinya langsung ketahuan oleh sang pemilik.

AKP Hartono, Kapolsek Pancoran Mas, menyatakan pelaku memakai cutter untuk membongkar kontak keyless motor. “Saksi melihat kontak motor sudah terangkat. Pelaku kemungkinan memakai pisau cutter untuk membongkar sistem keyless,” tegas Hartono dalam jumpa pers, Kamis (19/6/2025).

Kejadian ini berawal ketika ibu korban hendak membuka pintu samping rumah sekitar pukul 06.00 WIB. Begitu pintu terbuka, ia langsung melihat AW jongkok di dekat motor anaknya. “Dia lagi asyik utak-atik motor. Langsung saya tegur, ‘Itu motor gua!’” ujar Hartono menirukan ucapan saksi.

AW kaget tapi langsung ngotot, “Ini motor bapak gua!” Namun sang ibu gak mau ditipu dan langsung melawan. “Saya yakin itu motor anak saya. Langsung saya bilang, ‘Gua teriak maling loh ya!’” terang Hartono.

Baca Juga:Slank Kirim Karangan Bunga Ucapkan Selamat Menikah untuk Al Ghazali dan Alyssa Daguise

Teriakan sang ibu langsung memicu kemarahan warga. Dalam sekejap, puluhan orang berdatangan dan mengepung AW. Emosi warga meledak, beberapa di antaranya langsung menghajar pelaku hingga babak belur. “Warga kesal karena modusnya kasar, pakai cutter. Ya langsung dihajar,” tambah Hartono.

Polisi yang datang kemudian menemukan barang bukti, yaitu satu pisau cutter bergagang biru dan kontak keyless yang sudah terlepas dari tempatnya. AW pun langsung diamankan sebelum keadaan semakin ricuh.

AW kini terancam hukuman berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Ancamannya bisa sampai tujuh tahun penjara,” tegas Hartono.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa warga tidak akan tinggal diam. Apalagi dengan modus yang semakin berani seperti merusak sistem keyless secara paksa.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan, seberapa aman sistem keyless pada motor? Beberapa ahli menyebut, meski praktis, sistem ini bisa jadi sasaran empuk pencuri yang menggunakan alat sederhana seperti cutter atau obeng.

“Kalau kontak keyless dipaksa dengan alat tajam, memang bisa lepas. Makanya pemilik harus waspada, pasang alarm atau kunci tambahan,” saran seorang mekanik motor di Depok.

Respons Warga: “Jangan Coba-Coba!”

Warga sekitar mengaku sudah muak dengan aksi pencurian motor. “Di sini kan sering kejadian, makanya langsung kami hajar. Biar kapok!” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Mereka berharap, kejadian ini bisa membuat jera pelaku lain. “Kalau nekat ya begini akibatnya. Warga enggak mau tunggu polisi, langsung tindak sendiri,” tambahnya.

Meski memahami emosi warga, polisi mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kekerasan. “Kami apresiasi kewaspadaan warga, tapi penanganan pelaku biar kami yang urus,” kata Hartono.

Polisi juga meminta pemilik motor meningkatkan kewaspadaan. “Pasang kunci tambahan, parkir di tempat ramai, dan laporkan jika ada kejadian mencurigakan,” pesannya.

Kasus ini membuktikan bahwa pencuri motor semakin kreatif, bahkan berani merusak sistem keyless secara paksa. Namun, solidaritas warga Depok menunjukkan bahwa mereka tak akan diam melihat kejahatan.

Bagi pemilik motor, selalu waspada dan jangan lupa pasang pengaman ekstra. Bagi pelaku, pikir ulang sebelum bertindak, karena warga siap menghajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *