Tiga Kendaraan Tabrakan di Banyuwangi, 1 Meninggal, Hiace Remuk Total

Diposting pada 6 views

BANYUWANGI, checkbind.com – Banyuwangi kembali berduka. Kecelakaan tragis melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di depan Multi Shop, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Minggu (22/6/2025) siang. Insiden maut ini merenggut nyawa seorang korban dan meninggalkan kerusakan parah, terutama pada mobil Toyota Hiace yang nyaris tak berbentuk.

Baca Juga:Hasil Juventus Vs Wydad AC 2-1: Gol Spektakuler Yildiz Bawa Bianconeri Unggul di Babak Pertama

Kronologi Kejadian yang Mencekam

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan berawal ketika Toyota Hiace bernopol AG 1234 CD yang dikemudikan MM (34), warga Kabupaten Malang, melaju dari arah Banyuwangi menuju Wongsorejo. Saat melintas di Desa Ketapang sekitar pukul 14.30 WIB, mobil tiba-tiba oleng ke kanan secara tak terduga.

Dari arah berlawanan, sebuah truk bermuatan kayu bernopol L 5678 EF yang dikemudikan IGS (51), warga Denpasar, Bali, nyaris tak sempat menghindar. “Truk berusaha mengerem dan membanting setir, tapi jarak terlalu dekat,” jelas Ipda Andi Restu Darmawan, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi.

Dua siswi SMA, DYCA (17) dan AMS (16), tengah mengendarai motor Honda Vario bernopol N 9012 GH dari belakang truk ketika terlibat dalam kecelakaan tragis ini. Motor ini ikut terlibat dalam benturan dahsyat tersebut.

Kondisi Korban dan Kerusakan Parah

Dari foto eksklusif yang diperoleh media, terlihat bagian kanan Toyota Hiace hancur total. Pintu samping terlepas dari engselnya, kaca-kaca berantakan, dan bodi depan remuk. Serpihan logam mobil bahkan tersangkut di bumper truk yang juga mengalami penyok parah di bagian depan.

Korban jiwa berinisial ASY (45), penumpang Hiace, meninggal dalam perjalanan ke RSUD Blambangan. “Tim medis RSUD Blambangan saat ini merawat intensif empat korban luka berat, sementara tiga korban lain dengan luka ringan sudah stabil,” jelas Andi. Tim medis harus bekerja cepat mengevakuasi korban karena salah satu kendaraan sempat mengeluarkan asap tebal.

Respons Cepat Aparat dan Investigasi

Polisi langsung menutup sementara ruas jalan tersebut selama tiga jam untuk proses evakuasi dan olah TKP. Petugas lalu lintas mengatur arus kendaraan melalui jalur alternatif di sekitar lokasi.

“Kami sudah memeriksa lima saksi mata dan mengambil rekaman CCTV di sekitar lokasi,” papar Kapolres Banyuwangi melalui keterangan resmi. Faktor kelelahan pengemudi dan kondisi jalan yang licin akibat hujan ringan pagi itu menjadi salah satu fokus penyelidikan.

Peringatan untuk Pengendara

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk:

  1. Memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian
  2. Menghindari kecepatan tinggi di jalan menikung
  3. Meningkatkan kewaspadaan di ruas jalan rawan kecelakaan
  4. Segera hubungi nomor darurat 110 jika melihat kondisi darurat

“Ini sudah kecelakaan kelima di ruas ini tahun ini. Kami akan koordinasi dengan dinas terkait untuk evaluasi rambu dan marka jalan,” tegas Kapolres.

Hingga Senin (23/6) pagi, proses identifikasi korban dan penyelidikan masih terus berlangsung. Keluarga korban telah datang ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *