KYIV, Checkbind.com – Serangan maut Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, pekan ini menghancurkan rekor kelam! Serangan ini tercatat sebagai yang paling mematikan sepanjang tahun 2024-2025. CNN melaporkan pada Jumat (1/8/2025), korban tewas terus bertambah menjadi 31 orang setelah rudal-rudal Rusia menghujani kota.
Rudal Rusia menghancurkan sebuah blok apartemen di distrik Sviatoshynskyi, Kyiv barat, dalam sekejap saat serangan dini hari Kamis (31/7/2025). Petugas penyelamat berjuang mati-matian mengeluarkan 28 jenazah dari reruntuhan, termasuk 5 anak-anak yang tak sempat menyelamatkan diri. Tak hanya itu, 159 orang lainnya terluka – beberapa kritis! Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, bergemuruh: “Ini malam terburuk bagi anak-anak Kyiv sejak perang dimulai!”
Dalam hitungan menit, lebih dari 100 tim penyelamat berlarian ke lokasi. Mereka mengais 2.000 ton puing sambil berharap menemukan korban selamat. Ternyata, serangan ini bukan hanya satu titik! Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Ukraina, membongkar fakta mengejutkan: apartemen 9 lantai itu hanya satu dari puluhan target yang dihajar rudal dan drone Rusia. Bahkan, serangan berlanjut ke Donetsk dan Kharkiv sepanjang malam!
Zelensky tak tinggal diam. Jumat pagi, Presiden Ukraina itu meledak: “Rusia tambah gila! Hanya Juli kemarin, mereka menembakkan 5.100 bom, 3.800 drone ‘shahed’, dan 260 rudal ke kami!” Ia mendesak dunia: “Sanksi harus dikencangkan! Moskwa boleh bilang sanksi tidak mempan, tapi itu bohong!”
Nah, Ukraina tak mau hanya jadi korban! Jumat malam, mereka balas menggempur wilayah Rusia. Hasilnya? 3 warga sipil tewas dan 27 terluka. Perang ini jelas belum berakhir – dan Kyiv bersumpah tak akan menyerah.
Bayangkan hidup dalam ketakutan setiap malam. Ini bukan sekadar berita, tapi realita warga Kyiv yang terjebak di tengah perang. Bagaimana menurutmu? Apa lagi yang bisa dunia lakukan untuk menghentikan kekerasan ini?
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id



