SURABAYA, Checkbind.com – Kabar baik datang dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)! Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur menyambut hangat keputusan Mendagri Tito Karnavian yang memperbolehkan pemerintah daerah (Pemda) menggelar acara di hotel dan restoran. Syaratnya? Tidak boleh berlebihan.
Ketua PHRI Jatim, Dwi Cahyono, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. “Ini kabar gembira bagi pengusaha hotel dan resto! Sudah lama kami menunggu keputusan seperti ini,” ujarnya saat dihubungi Jumat (13/6/2025).
Meski masih ada pembatasan, Dwi melihat langkah Kemendagri sebagai sinyal positif. “Memang belum sepenuhnya bebas, tapi setidaknya ada keberanian untuk memulai. Ini langkah maju!” tegasnya.
Dampak Positif bagi Ekonomi
Dwi menjelaskan, kebijakan ini bisa jadi stimulus ekonomi yang powerful. “Event Pemda itu selalu jadi pemicu! Pesertanya banyak, ada swasta, ada tamu undangan—ini bisa menggerakkan sektor lain,” paparnya.
Dia mencontohkan, saat Pemda mengadakan seminar di sebuah hotel, bukan cuma hotel itu yang diuntungkan. “Catering, transportasi, bahkan pedagang sekitar ikut kebagian rezeki,” tambahnya.
Harapan Besar: Okupansi Naik!
PHRI Jatim berharap, kebijakan ini bisa memulihkan industri perhotelan dan restoran yang sempat lesu. “Acara resmi Pemda bisa jadi trigger. Nanti, swasta dan komunitas pasti ikut menggelar event serupa. Semua bisa hidup lagi!” ujar Dwi penuh optimisme.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian secara resmi mengumumkan kebijakan ini saat menghadiri Musrenbang Provinsi NTB di Mataram (4/6/2025). “Daerah boleh pakai hotel dan restoran untuk acara, asal tidak berlebihan,” tegasnya.
Tito juga mengingatkan Pemda agar prioritaskan hotel yang sedang sepi. “Pilih yang okupansinya turun. Bantu mereka bangkit dengan mengadakan acara di sana,” pesannya.
Kebijakan ini jelas win-win solution. Pemda tetap bisa menjalankan kegiatan, sementara pelaku usaha hotel & restoran dapat napas segar. “Ini momentum tepat untuk bangkit. Mari dukung bersama!” tutup Dwi.
Dengan transisi yang lancar dan kalimat aktif yang dominan, artikel ini jadi lebih dinamis dan mudah dicerna. Semoga bermanfaat!



