Mantan Kades Temanggung Gila! Bacok Istri Sendiri Pakai Parang

Diposting pada 16 views

TEMANGGUNG, Checkbind.com – Subari, mantan Kepala Desa Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, nekat membacok istrinya sendiri, Y (49), dengan parang! Kejadian mengerikan ini terjadi Minggu pagi (6/7/2025) saat sang korban sedang sibuk memasak di dapur. Akibatnya, Y mengalami luka robek sepanjang 12 cm dan harus dijahit 35 kali!

Awal Mula Tragedi: Surat Hilang Picu Amuk Pelaku

Menurut AKP Didik Tri Wibowo, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung, tragedi ini berawal dari pertanyaan Subari tentang surat kontrol untuk penyakit sarafnya. Ketika Y menjawab bahwa surat itu hilang dan menyuruh suaminya ke dokter sendiri, Subari langsung tersulut emosi.

“Korban tidak menyangka, sehari kemudian, saat sedang memasak, suaminya tiba-tiba menyerang dari belakang dengan parang!” jelas Didik dalam konferensi pers Rabu (16/7/2025).

Tetangga Beraksi! Selamatkan Korban & Rebut Parang

Untungnya, seorang tetangga sigap melerai dan berhasil merebut parang dari tangan Subari. Setelah kejadian itu, polisi langsung menangkap mantan Kades tersebut, sementara Y secepatnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

KDRT Sudah Terjadi Setahun, Pelaku Sering Main Tangan

Ternyata, ini bukan kali pertama Subari melakukan kekerasan terhadap istrinya. Didik membeberkan bahwa selama setahun terakhir, Subari kerap menyakiti Y, meski sebelumnya hanya menggunakan tangan kosong. Namun, kali ini, dia benar-benar kehilangan kendali dan memilih parang sebagai senjatanya!

Hukumannya? Lima Tahun Penjara!

Subari kini terancam hukuman berat. Dia dijerat Pasal 44 ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dengan ancaman lima tahun penjara.

Masyarakat Gemawang Syok!

Warga desa Gemawang masih belum percaya dengan kejadian ini. “Dulu dia terlihat baik-baik saja sebagai kepala desa, siapa sangka bisa sekejam ini?” ujar salah seorang warga.

Korban Masih Trauma

Saat ini, Y masih dalam pemulihan, baik fisik maupun mental. Trauma berat pasti menghantuinya setelah kejadian sadis ini.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi semua korban KDRT untuk tidak diam saja. Segera laporkan ke pihak berwajib sebelum kekerasan semakin menjadi-jadi!

Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *