Kecelakaan di Jalan Magelang-Wonosobo, Truk Bermuatan 6 Kuda Masuk Jurang

Diposting pada 5 views

Checkbind.com – Kejadian mencekam mewarnai Jalan Magelang-Wonosobo. Lokasi tepatnya di Desa Kuaderan, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Peristiwa nahas ini berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) malam. Satu unit truk AB 8075 PK yang membawa enam kuda tiba-tiba meluncur masuk ke jurang.

Kecelakaan tunggal itu berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB. Musibah ini mengakibatkan enam penumpang mengalami luka-luka. Total penumpang di dalam truk berjumlah sepuluh orang.

Rahmat (26) termasuk dalam rombongan tersebut. Ia menceritakan tujuan perjalanan mereka. Rombongan hendak kembali ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, mereka mengikuti upacara pemotongan rambut gimbal di kawasan Dieng.

“Kuda-kuda ini kami pakai untuk kirab dalam upacara pemotongan rambut gimbal,” jelas Rahmat. “Kirab itu berlangsung setahun sekali.”

Rahmat kemudian menjelaskan komposisi penumpang. Tujuh orang duduk di bak belakang truk. Mereka bertugas menjaga keenam kuda tersebut. Tiga orang lainnya menempati kabin depan. Mereka adalah sopir, kernet, dan istri salah satu pawang kuda.

Di tengah perjalanan, seekor kuda tergelincir di dalam bak. Tali pengaman kuda itu pun langsung mengendur.

Melihat hal itu, pawang segera meminta sopir menghentikan kendaraan. Ia ingin mengencangkan kembali tali pengaman yang kendur.

Namun, truk justru berhenti di jalan yang menurun.

“Tahu-tahu truknya malah jalan sendiri,” ucap Rahmat dengan nada terkejut.

Truk kemudian melaju kencang dan langsung terjun ke tepi jurang. Sopir dan kernet berhasil selamat dari kecelakaan dahsyat ini.

Rahmat mengaku hanya memar di bagian lengannya. Petugas langsung melarikan enam penumpang lainnya ke RSUD Bukit Menoreh. Mereka mendapat perawatan intensif di sana.

“Saya alhamdulilah enggak apa-apa,” imbuhnya. “Cuma memar di lengan.”

Iptu Ricky S Hartono menjabat sebagai Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Magelang. Ia mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut Ricky, truk itu kehilangan kendali. Penyebab utamanya adalah rem tangan. Rem tangan itu sama sekali tidak mampu menahan beban kendaraan.

“Rem tangan tidak kuat menahan beban,” jelas Ricky dalam keterangan tertulis. “Akibatnya, truk hilang kendali dan langsung masuk ke tepi jurang.”

Pantauan di lokasi pada pukul 20.22 WIB menunjukkan kondisi yang masih mencekam. Truk masih berada di tepi jurang.

Truk membawa enam kuda. Kuda-kuda itu masih berada di sekitar kendaraan. Komposisinya empat ekor berwarna putih dan dua ekor berwarna merah.

Salah satu kuda mengalami luka pada bagian mulutnya.

RSUD Bukit Menoreh merawat enam korban dalam kejadian ini. Mereka adalah H (44), HW (43), MSN (32), S (36), AFN (22), dan HEK (26).

S menjadi satu-satunya perempuan di antara seluruh korban kecelakaan tersebut.

Polresta Magelang mengeluarkan laporan resmi terkait kondisi korban. Laporan itu menyebutkan MSN menderita patah tulang tangan kanan. Sementara itu, AFN mengalami patah tulang tangan kiri.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *