Checkbind.com – Ipswich Town akhirnya memutuskan untuk melepas Massimo Luongo, gelandang Timnas Australia keturunan Indonesia, setelah kontraknya berakhir di akhir musim 2024/2025. Meskipun pernah menjadi bagian penting Timnas Australia di Piala Dunia 2014 dan juara Piala Asia 2015, Luongo harus angkat kaki dari Portman Road. Uniknya, sang pemain ternyata masih memiliki darah Indonesia dari sang ibu.
Keputusan Ipswich Usai Degradasi
Ipswich Town secara resmi mengumumkan kepergian Luongo dalam pernyataan yang dirilis baru-baru ini. Klub yang baru saja terdegradasi dari Premier League ini memang tengah melakukan pemangkasan skuad. Luongo, yang bergabung sejak Januari 2023, ternyata tidak banyak berkontribusi dalam upaya tim untuk bertahan di liga top Inggris.
Selama musim ini, pemain berusia 32 tahun itu hanya tampil 11 kali dengan total 196 menit bermain—angka yang cukup minim untuk seorang gelandang berpengalaman. Akhirnya, setelah terlempar ke Championship, manajemen memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya.
Tak hanya Luongo, Marcus Harness juga ikut dilepas. Namun, di tengah proses perombakan skuad, Ipswich justru memilih mempertahankan Elkan Baggott, bek muda Timnas Indonesia yang baru saja kembali dari masa pinjamannya.
Ipswich Town ternyata masih melihat potensi besar dalam diri Elkan Baggott. Bek berusia 22 tahun ini baru saja menyelesaikan masa peminjamannya di Blackpool FC, klub kasta ketiga Liga Inggris.
Selama di Blackpool, Elkan hanya bermain 18 pertandingan dengan total 1.331 menit. Namun, manajemen Ipswich yakin ia bisa menjadi bagian penting dalam persiapan tim menghadapi Championship musim depan.
Baca juga: Thom Haye Ungkap Dapur Latihan Timnas Indonesia di Bali
Selain Elkan, beberapa pemain pinjaman juga telah kembali ke Ipswich. Di antaranya adalah Ali Al-Hamadi (Stoke City), Harry Clarke (Sheffield United), dan Cameron Humphreys (Wycombe Wanderers). Sementara itu, pemain seperti Jens Cajuste (Napoli), Julio Enciso (Brighton), Ben Godfrey (Atalanta), dan Kalvin Phillips (Manchester City) harus kembali ke klub asal setelah masa pinjaman berakhir.
Kontrak Baru untuk Dua Pemain Kunci
Tak semua pemain harus pergi. Ipswich memberikan penawaran kontrak baru kepada Cameron Burgess dan Axel Tuanzebe, dua bek yang dianggap penting untuk pertahanan tim di Championship nanti.
Skuad yang Masih Bertahan
Beberapa nama yang masih tercatat dalam skuad Ipswich antara lain Ali Al-Hamadi, Nathan Broadhead, Wes Burns, dan Conor Chaplin. Mereka diharapkan bisa menjadi tulang punggung tim dalam upaya promosi kembali ke Premier League.
Masa Depan Elkan Baggott di Ipswich
Keputusan mempertahankan Elkan Baggott menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap bakatnya. Meski sempat cedera, bek muda ini punya peluang besar untuk menjadi starter di Championship. Bagi fans Ipswich—dan tentunya fans Timnas Indonesia—kabar ini tentu membawa angin segar.
Akhir Kisah Luongo di Ipswich
Sementara itu, perjalanan Massimo Luongo di Ipswich berakhir tanpa kesan mendalam. Meski punya nama besar di level internasional, ia gagal mencuri perhatian di klub. Kini, ia harus mencari tantangan baru di luar Portman Road.
Dengan degradasi ke Championship, Ipswich jelas butuh perubahan besar. Melepas pemain seperti Luongo dan Harness adalah langkah awal. Namun, mempertahankan talenta muda seperti Elkan Baggott bisa menjadi keputusan cerdas untuk masa depan.
Nantikan bagaimana The Tractor Boys membangun tim baru yang kompetitif di Championship musim depan!



