JAKARTA, Checkbind.com – Presiden Prabowo Subianto sama sekali tidak pergi sendirian dalam misi diplomatiknya kali ini. Ia justru membawa serta enam menteri Kabinet Merah Putih pilihan untuk terbang menuju Vladivostok, Rusia. Siapa saja gerangan nama-nama beruntung yang mendapat kesempatan emas ini? Sekretariat Presiden akhirnya merilis keterangan resmi mengenai daftar rombongan tersebut pada Rabu (2/9/2026).
Ternyata, Presiden Putin secara khusus mengundang Prabowo untuk hadir dalam ajang bergengsi tersebut. Menariknya, keenam menteri yang ikut serta ini merupakan kombinasi antara tokoh senior berpengalaman dan wajah baru yang tengah naik daun. Kehadiran mereka jelas menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjalin kemitraan strategis dengan Rusia. Lantas, siapa saja nama-nama yang masuk dalam daftar VIP rombongan kepresidenan ini? Mari kita bedah satu per satu!
Daftar Menteri yang Turut Serta
Pertama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut serta dalam rombongan. Ia siap mengawal setiap kesepakatan ekonomi yang bakal diteken di forum internasional tersebut. Kedua, Menteri Luar Negeri Sugiono juga tidak mau ketinggalan. Diplomat ulung ini akan memperkuat posisi tawar Indonesia di mata dunia.
Ketiga, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ikut serta membidik peluang kerja sama energi yang saling menguntungkan. Keempat, ada nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto yang baru saja menerima mandat pelantikan. Menariknya, meski tergolong baru, ia langsung mendapat kepercayaan penuh dari presiden untuk bergabung dalam misi penting ini!
Kelima, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani juga turut serta dalam rombongan. Tugas utamanya jelas, yaitu menarik investasi sebanyak-banyaknya dari para pengusaha Rusia. Keenam, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melengkapi daftar rombongan. Di sela-sela kesibukan, ia akan mengoordinasikan seluruh agenda presiden agar berjalan lancar dan tepat waktu.
Prosesi Keberangkatan Malam Hari
Selain daftar menteri, prosesi keberangkatan mereka pun tak kalah menarik untuk disimak. Pesawat kepresidenan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (1/9/2026) pukul 23.20 WIB. Malam itu terasa begitu khidmat dan penuh makna saat rombongan bersiap terbang meninggalkan tanah air menuju ujung timur Rusia.
Sebelum pesawat resmi melesat ke angkasa, sejumlah petinggi negara tampak hadir memberikan salam perpisahan secara langsung di landasan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad turut hadir, kemudian Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait juga ikut serta melepas kepergian sang presiden. Selain mereka, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Herindra turut memeriahkan suasana pelepasan malam itu.
Misi Utama di Forum Ekonomi Timur
Lalu, apa sebenarnya misi utama yang menanti Presiden Prabowo di Vladivostok? Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kemudian menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menghadiri Eastern Economic Forum atau EEF atas undangan khusus dari Presiden Vladimir Putin. Forum ini merupakan ajang tahunan yang sangat prestisius di kawasan Asia Pasifik.
“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Hal ini mencerminkan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus kami bangun dan perkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar Teddy dengan tegas dalam keterangan resmi yang dirilis Sekretariat Presiden, Selasa (2/9/2026). Sangat jelas bahwa kepercayaan Rusia terhadap Indonesia sedang berada di puncaknya!
Menariknya, ini bukan pertama kalinya Prabowo menyandang status istimewa sebagai tamu kehormatan di forum ekonomi Rusia. Sebelumnya, ia juga hadir dalam St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) yang tak kalah bergengsi. Fakta ini membuktikan bahwa hubungan kedua negara semakin hari semakin erat dan saling menguntungkan.
Lebih lanjut, Teddy menambahkan bahwa Rusia menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra penting dan strategis di kawasan Asia-Pasifik. Negara adidaya itu tidak hanya melihat Indonesia sebagai negara besar biasa. Rusia justru menganggap Indonesia sebagai representasi utama dari Global South dan dunia muslim.
Pengakuan Rusia atas Posisi Indonesia
“Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, anggota ASEAN yang kami hormati, serta salah satu negara penting yang merepresentasikan Global South dan dunia Muslim. Posisi ini sangat menunjukkan betapa strategisnya Indonesia dalam percaturan global,” papar Teddy mengakhiri keterangannya.
Dengan membawa enam menteri andalan, Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia datang dengan tangan terbuka namun tetap dengan kepala tegak. Kita semua tentu menantikan hasil konkret apa saja yang akan dibawa pulang dari misi diplomatik kali ini. Satu hal yang pasti, langkah berani ini semakin mengokohkan nama Indonesia sebagai pemain utama di panggung dunia! Pantau terus perkembangan selanjutnya hanya di portal berita terpercaya Anda.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.



