Dubes China ‘Tertarik’ dengan Magelang, Fokus Garap 3 Sektor Ini!

Diposting pada 11 views

MAGELANG, Checkbind.com – Dubes China untuk Indonesia, Wang Lutong, baru saja membuat gebrakan dengan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (8/7/2025). Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah serius untuk menggali peluang kolaborasi di sektor pariwisata, pertanian, dan teknologi desa.

China ‘Kepincut’ Potensi Desa Magelang
Wang Lutong tidak datang sendirian. Ia membawa serta rombongan dari Konsulat Jenderal China di Surabaya dan langsung menyambangi Desa Krasak, Kecamatan Salaman. Tanpa basa-basi, Dubes China ini mengungkapkan rencana besar: “Kami sudah siapkan program pertukaran delegasi ke China untuk belajar ekonomi lokal dan teknologi pengembangan desa,” tegasnya.

Kunjungan Pertama ke Desa Indonesia, Wang Langsung Terkesima!
Ini ternyata kunjungan perdana Wang ke sebuah desa di Indonesia. Ia langsung terpukau melihat potensi lokal yang begitu menjanjikan. “Saya sangat tertarik! Selain kerja sama ekonomi, tujuan kami juga membantu pengentasan kemiskinan di desa,” tambahnya penuh semangat.

Kolaborasi Bakal Libatkan Akademisi dan Swasta
Kerja sama ini tak hanya melibatkan pemerintah. Kabarnya, akademisi dan pelaku usaha dari kedua negara akan turun tangan untuk memaksimalkan pertukaran ilmu dan teknologi. “Ini kesempatan emas untuk desa kami,” ujar Kepala Desa Krasak, Ari Setiawan.

Kunjungan Balasan Setelah Desa Krasak ‘Jajal’ China
Ternyata, kunjungan Wang merupakan balasan setelah Ari dan sejumlah kepala desa melakukan studi banding ke China pada September 2024 lalu. Program ini diprakarsai oleh Kementerian Desa PDTT bersama Kedutaan China. “Kami perkenalkan peternakan kambing dan kerajinan tempurung kelapa ke Dubes. Dia sangat antusias!” cerita Ari.

Jahe dan Kencur Jadi Andalan Ekspor
Desa Krasak tak hanya mengandalkan peternakan. Mereka juga memamerkan produk pertanian unggulan seperti jahe dan kencur. “Ini komoditas yang sangat diminati pasar global,” kata Ari.

3 Bidang Prioritas: Pariwisata, Pertanian, Lingkungan
Kepala Dinas Pariwisata Magelang, Mulyanto, membeberkan tiga fokus utama kerja sama:

  1. Pariwisata: “Masih dibahas detailnya, tapi yang pasti kami ingin kualitas dan keberlanjutan,” jelasnya.
  2. Pertanian: China ternyata sudah rutin beli salak Srumbung 15 ton per minggu!
  3. Lingkungan: Teknologi ramah lingkungan akan jadi kunci untuk ekspor ke China.

Salak Magelang Laris Manis di Pasar China
Sekretaris Dinas Pertanian, Ade Sri, membocorkan bahwa China sangat ketat dalam standar impor. “Mereka hanya mau produk bebas residu kimia. Makanya, kami dorong petani untuk bertani organik,” ungkapnya.

Petani Magelang Diprediksi Makin ‘Go International’
Dengan gempuran permintaan dari China, petani Magelang dipastikan makin rajin berinovasi. “Ini momentum untuk naik kelas!” tegas Ade.

Kunjungan Wang Lutong bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah pintu gerbang bagi Magelang untuk Go Global. “Kami optimis, kerja sama ini akan membawa manfaat besar,” pungkas Ari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *