BOLA, checkbind.com – Cuaca buruk tiba-tiba menghentikan laga Piala Dunia Antarklub 2025 antara Benfica dan Auckland City di tengah babak pertama. Wasit terpaksa menunda pertandingan sengit yang berlangsung di Inter&Co Stadium, Orlando, Florida, pada Jumat (20/6/2025) malam WIB.
Baca Juga:Carlos Cuesta, Pelatih Parma 29 Tahun: Sensasi Murid Mikel Arteta yang Siap Guncang Serie A
Sebelumnya, Auckland City harus menelan kekalahan telak 0-10 dari raksasa Jerman, Bayern München—kekalahan terbesar dalam sejarah kompetisi ini. Sementara itu, Benfica tampil lebih tangguh dengan bermain imbang 2-2 melawan tim kuat asal Argentina, Boca Juniors.
Di babak pertama, Benfica langsung mendominasi dengan mencatatkan 18 percobaan ke gawang Auckland City, termasuk lima peluang emas (big chance). Namun, mereka baru berhasil memecah kebuntuan di menit ke-8 injury time berkat eksekusi penalti Angel Di Maria yang dingin.
Benfica langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Kerem Aktürkoglu melepas tembakan pertama di menit ketiga, meski masih melenceng dari sasaran. Orkun Kökçü dan Angel Di Maria terus mengancam, melepaskan sejumlah tembakan dalam 20 menit awal.
Performa Auckland City jauh lebih baik dibandingkan saat mereka dihajar Bayern München. Di laga sebelumnya, mereka sudah kebobolan empat gol dalam rentang waktu yang sama. Namun kali ini, pertahanan mereka bertahan lebih kokoh.
Hingga menit ke-35, Benfica—tim yang mencetak 84 gol dalam 34 laga Liga Portugal musim lalu—masih kesulitan menembus pertahanan Auckland. Di Maria mencoba memaksakan diri dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi kiper muda Nathan Garrow dengan sigap menepisnya.
Dua menit menjelang turun minum, Benfica sempat membobol gawang Auckland. Sayangnya, wasit membatalkan gol tersebut karena kiper Garrow dianggap dilanggar sebelum bola masuk.
Di masa injury time, Garrow kembali menjadi bintang dengan melakukan dua penyelamatan spektakuler untuk mempertahankan skor 0-0. Namun, nasib berubah ketika bek Auckland melakukan pelanggaran terhadap Gianluca Prestianni di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Di Maria maju sebagai eksekutor dan dengan tenaga mengarahkan bola ke sudut kanan gawang, mengelabui Garrow yang salah membaca arah. Skor 1-0 untuk Benfica bertahan hingga jeda babak pertama.
Cuaca buruk yang tiba-tiba memburuk memaksa wasit menghentikan pertandingan sebelum babak kedua dimulai. Kedua tim terpaksa kembali ke ruang ganti menunggu keputusan lebih lanjut.
Benfica jelas lebih unggul dalam segi kualitas, tetapi Auckland City menunjukkan perlawanan sengit. Kiper Nathan Garrow layak dapat pujian atas sejumlah penyelamatan penting. Sementara itu, Benfica perlu meningkatkan efisiensi serangan jika ingin memastikan kemenangan.
Laga ini masih menyisakan ketegangan: Akankah Benfica memperlebar keunggulan? Atau Auckland City mampu membalas kejutan? Semua tergantung pada kelanjutan pertandingan jika cuaca membaik.



