Agus Jabo: Partai Prima Baru Lahir Langsung Ditekan, Diintimidasi Parpol Raksasa

Diposting pada 16 views

JAKARTA, checkbind.com – Ketua Umum Partai Prima, Agus Jabo, membongkar kenangan pahit saat partainya pertama kali mencoba masuk ke panggung politik. Meskipun sudah memenuhi semua syarat administratif, Partai Prima justru gagal tampil di Pemilu 2024. Agus Jabo curiga, ada tangan-tangan kuat yang sengaja menghalangi langkah mereka.

“Kelahiran Prima bukan seperti partai biasa. Begitu lahir, kami langsung dihantam tekanan berat, dijatuhkan bertubi-tubi. Rasanya seperti berjuang sendirian melawan gempuran besar,” ungkap Agus Jabo dengan nada geram saat berbicara di acara Harlah ke-4 Partai Prima di Jakarta Pusat, Minggu (1/6/2025).

Dia melanjutkan, “Saya sudah berusaha negosiasi ke sana-sini, bahkan syarat formal kami di KPU lebih lengkap daripada partai lain. Tapi, sepertinya ada kekuatan besar yang sengaja memblokir Prima. Ini jadi catatan pribadi saya: siapa sebenarnya dalang di balik semua tekanan ini?”

Tekanan itu akhirnya mendorong Prima mengambil langkah berani: menggugat KPU ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hasilnya? PN Jakpus memenangkan Prima dan memerintahkan KPU menghentikan seluruh tahapan Pemilu selama 2 tahun 4 bulan 7 hari, terhitung sejak putusan dibacakan pada 2 Maret 2023.

Agus Jabo mengklaim, seandainya mereka nekat memaksakan putusan itu, Pemilu 2024 pasti tertunda. “Bayangkan, kalau kami pakai putusan itu, Pemilu bisa molor lebih dari 2 tahun! Tapi kami memilih tidak memanfaatkannya,” tegasnya.

baca juga: Partai Prima Kembali Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Meski berusaha bersikap santun, Prima justru jadi sasaran bullying media dan partai-partai besar. “Kami dihujat habis-habisan di media. Yang berani bela cuma Gerindra. Mereka satu-satunya yang berani pasang badan,” kenang Agus Jabo.

Agus Jabo Kembali Pimpin Prima, Susun Pengurus Baru

Dalam Harlah ke-4 ini, Agus Jabo kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Prima. Dia segera menyusun struktur kepengurusan baru untuk diajukan ke Kementerian Hukum. “Kongres ini hanya formalitas untuk memenuhi syarat administrasi. Beberapa pengurus kami sedang menjalankan tugas negara, jadi perlu penyesuaian,” jelasnya.

Dengan semangat baru, Partai Prima siap kembali berjuang—kali ini dengan strategi lebih matang dan dukungan yang lebih solid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *