SURABAYA, Checkbind.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru saja mengeluarkan alarm bahaya! Gelombang setinggi 4 meter siap menerjang sejumlah perairan di Jawa Timur (Jatim). Waspada, ini bukan ombak biasa!
Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Arrizal R. Fatoni, membeberkan fakta menegangkan. Perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, hingga Blitar diprediksi bakal dihantam gelombang 2,5–4 meter. Bahkan, kawasan Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi juga tak luput dari ancaman serupa!
“Gelombang setinggi 4 meter bisa terjadi kapan saja,” tegas Arrizal, Rabu (6/8/2025). Tak cuma itu, wilayah seperti Perairan Masalembo, Bawean, Sapudi, hingga Kepulauan Kangean juga harus siaga menghadapi ombak 1,25–2,5 meter.
Angin Kencang Jadi Biang Kerok
Arrizal menjelaskan, angin timur-tenggara dengan kecepatan 6–25 knot menjadi pemicu gelombang ganas ini. Meski Laut Jawa dan Selat Madura masih relatif aman, masyarakat pesisir tidak boleh lengah!
“Angin kencang tetap berpotensi membahayakan,” ingatnya. BMKG kini terus memantau perkembangan 24 jam, tetapi prediksi terbaru menyebut gelombang tinggi ini berlangsung hingga Jumat (8/8/2025).
Fakta Mengejutkan:
- Selatan Jatim paling berisiko dengan ombak 4 meter.
- Laut Jawa & Selat Madura masih stabil (0,5–1,5 meter), tapi nelayan harus ekstra hati-hati.
Imbauan Darurat untuk Nelayan & Kapal
BMKG secara khusus mengingatkan nelayan agar langsung kembali ke darat jika:
✅ Kecepatan angin lebih dari 15 knot.
✅ Gelombang melebihi 1,25 meter.
Kapal tongkang harus waspada saat:
⚠️ Angin 16 knot + gelombang 1,5 meter.
Kapal ferry baru boleh berlayar jika:
⚠️ Angin di bawah 21 knot dan gelombang kurang dari 2,5 meter.
Jangan Sampai Ketinggalan Info!
Arrizal menegaskan, update informasi BMKG adalah kunci keselamatan. “Cek terus media sosial dan website resmi BMKG untuk info real-time,” pesannya.
Nah, buat kamu yang tinggal di pesisir atau punya keluarga nelayan, segera share info ini! Jangan sampai kecolongan, karena alam bisa berubah kapan saja.



