MEDAN, Checkbind.com – Sebuah kejadian tragis mengguncang Jalan Besar Tanjung Anom, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Seorang pria berinisial A (32) tewas mengenaskan setelah berusaha melerai perkelahian di depan sebuah minimarket, Jumat (4/7/2025). Warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian itu masih diliputi rasa trauma.
Korban Tewas Usai Jadi Penengah
Warga menemukan jenazah A tergeletak tak bernyawa persis di halaman depan minimarket. Saksi mata, Supriyanto (45), menuturkan bahwa korban awalnya berusaha menenangkan situasi sebelum akhirnya menjadi korban kekerasan.
“Awalnya, A coba melerai dua orang yang sedang berantem. Tapi entah kenapa, tiba-tiba dia malah jadi sasaran,” ujar Supriyanto dengan suara bergetar. “Dia ditusuk pakai pisau, langsung terkapar dan meninggal di tempat. Sangat mengerikan!” lanjutnya.
Kejadian itu berlangsung cepat. Pelaku langsung kabur begitu melihat A tak lagi bergerak. Warga yang panik segera menghubungi polisi. Tak lama kemudian, petugas datang dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk autopsi.
Korban Kerja di Panglong, Sering Nongkrong di Lokasi
Supriyanto mengenal A sebagai pekerja di sebuah panglong (bengkel kayu) yang kerap menghabiskan waktunya di sekitar lokasi kejadian. “Dia orangnya baik, suka bantu-bantu kalau ada keributan. Sayang sekali nasibnya berakhir seperti ini,” kenangnya.
Polisi Konfirmasi Kasus Pembunuhan
AKP Budiman Simanjuntak, Kepala Unit Reskrim Polsek Sunggal, menegaskan bahwa pihaknya menduga kuat A menjadi korban pembunuhan. “Saat ini jenazah masih dalam proses otopsi. “Kami menduga kuat ini kasus pembunuhan. Tim kini memburu pelaku,” tegas Budiman melalui sambungan telepon.
Polisi juga mengimbau saksi lain untuk segera melapor guna mempercepat penyidikan. “Kami butuh informasi dari masyarakat untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kejadian ini,” tambahnya.
Masyarakat Diimbau Waspada
Kejadian ini membuat warga setempat resah. Banyak yang khawatir pelaku masih berkeliaran di sekitar lokasi. “Kami harap polisi cepat menangkap orangnya. Jangan sampai ada korban lagi,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Proses Hukum Berjalan
Sementara itu, penyelidikan terus digencarkan. Polisi menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan barang bukti. “Kami optimis pelaku akan segera terungkap,” kata Budiman.
Baca Juga Berita Terkini Lainnya di exposenews.id



