Gunung Marapi Meletus Pagi Ini, Semburan Abu Vulkanik Capai Ketinggian 1,1 Km

Diposting pada 16 views

Checkbind.com – Gunung Marapi Meletus Pagi Ini, Semburan Abu Vulkanik Capai Ketinggian 1,1 Km. Pagi ini, Selasa (27/5/2025), Gunung Marapi yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Gunung ini menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.100 meter dari puncaknya, menciptakan pemandangan dramatis sekaligus mengingatkan warga akan potensi bahayanya.

Menurut laporan Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh, erupsi terjadi tepat pukul 08.22 WIB. “Kolom abu teramati mencapai ketinggian 1.100 meter di atas puncak dengan warna putih hingga kelabu,” jelasnya. Abu vulkanik itu terlihat sangat tebal dan condong bergerak ke arah tenggara.

Seismogram berhasil merekam aktivitas ini dengan amplitudo maksimum dalam hitungan milimeter. Seluruh proses erupsi berlangsung sekitar 59 detik, menunjukkan pelepasan energi yang cukup signifikan.

Sebelumnya, pada Senin (26/5/2025) sore, Gunung Marapi juga sudah menunjukkan tanda-tanda erupsi. Namun, saat itu, kolom abu tidak terlihat karena tertutup awan. “Erupsi terjadi pukul 14.57 WIB dengan amplitudo 30,4 mm dan durasi 28 detik,” tambah Teguh.

Meski tidak terlihat, getaran dan suara gemuruh sempat dirasakan warga sekitar. Kini, dengan erupsi pagi ini yang jauh lebih jelas, masyarakat semakin waspada terhadap aktivitas gunung setinggi 2.891 mdpl tersebut.

Saat ini, status Gunung Marapi tetap berada di Level II (Waspada). Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah imbauan penting. Pertama, masyarakat dilarang mendekat dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek.

Selain itu, PVMBG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai ancaman lahar dingin, terutama jika hujan turun. “Mereka yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi harus lebih berhati-hati,” tegas laporan tersebut.

Jika abu vulkanik mulai bertebaran, PVMBG menyarankan warga segera menggunakan masker. “Ini penting untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel abu yang berbahaya,” imbau mereka.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diharapkan terus memantau informasi terbaru dari pihak berwenang. Erupsi pagi ini menjadi pengingat bahwa Gunung Marapi masih aktif dan bisa meletus kapan saja.

Sementara itu, warga di zona aman masih melakukan aktivitas seperti biasa, meski dengan kewaspadaan ekstra. Beberapa sekolah bahkan mengimbau siswa membawa masker untuk berjaga-jaga.

Baca Juga: Ormas di Jaktim Cat Ulang Posko Secara Mandiri

“Kami sudah terbiasa dengan aktivitas Gunung Marapi, tapi tetap tidak boleh lengah,” ujar salah seorang warga Tanah Datar. Pemerintah setempat juga terus memantau perkembangan terkini untuk memastikan keselamatan semua pihak.

Dengan koordinasi yang baik antara petugas dan masyarakat, diharapkan risiko bencana dapat diminimalisir. Namun, satu hal yang pasti: alam selalu punya caranya sendiri untuk mengingatkan kita akan kekuatannya yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *