Checkbind.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengirimkan pesan dukungan personal kepada Ukraina pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-34 mereka. Momen bersejarah ini terjadi saat negara tersebut masih berjuang mati-matian melawan invasi Rusia.
CNN melaporkan secara eksklusif bahwa surat Trump menyoroti keberanian rakyat Ukraina. Ia dengan lantang menyatakan keyakinan Amerika Serikat terhadap masa depan Ukraina sebagai bangsa merdeka.
Pesan Trump Membuat Zelensky Bersuara Keras
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky langsung membagikan pesan Trump di akun X miliknya. Ia membagikannya bersamaan dengan pidato nasionalnya yang berapi-api. Dengan penuh tekad, Zelensky menegaskan, “Ukraina tidak akan kalah dan tidak akan pernah menyerah.”
Dalam suratnya, Trump menulis dengan penuh empati: “Rakyat Ukraina membuktikan kepada dunia bahwa mereka memiliki semangat tak tergoyahkan. Keberanian negara Anda menginspirasi banyak orang di seluruh penjuru dunia.”
Amerika Serikat Tegaskan Dukungan Nyata
Trump menambahkan pernyataan tegas: “Amerika Serikat menghormati perjuangan Anda tanpa lelah. Kami menghargai setiap pengorbanan yang telah Anda berikan. Kami percaya penuh pada masa depan cerah Anda sebagai negara merdeka.”
Ia juga menyelipkan pesan perdamaian yang tegas: “Saatnya mengakhiri semua pembunuhan sia-sia. Amerika Serikat mendukung penyelesaian yang dinegosiasikan demi perdamaian abadi. Sebuah perdamaian yang melindungi kedaulatan dan martabat Ukraina.”
Perayaan di Bawah Ancaman Serangan
Perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina tahun ini terjadi di bawah tekanan militer yang masih sangat intens. Rusia justru meluncurkan 72 drone dan satu rudal balistik menjelang peringatan tersebut. Namun, sistem pertahanan udara Ukraina berhasil menembak jatuh sebagian besar serangan.
Satu UAV jatuh di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kursk. Kejadian ini memicu kebakaran kecil yang berhasil petugas padamkan dengan cepat. Tingkat radiasi di sekitar area tersebut tetap dalam kondisi normal.
Trump Hadir Langsung di Kyiv
Trump hadir langsung dalam peringatan Hari Kemerdekaan di Kyiv. Ia datang bersama Keith Kellogg, utusan khusus AS untuk perang Rusia-Ukraina. Kehadiran ini menunjukkan komitmen serius Amerika Serikat.
Beberapa hari sebelumnya, Trump memberi Presiden Rusia Vladimir Putin ultimatum rahasia. Ia memberi tenggat waktu “beberapa minggu” untuk mendorong Moskwa duduk bersama Zelensky. Tujuannya jelas: menghasilkan kesepakatan bersejarah untuk mengakhiri perang.
Zelensky Tegaskan Harga Diri Bangsa
Dalam pidatonya yang penuh semangat, Zelensky menekankan keteguhan hati Ukraina. “Hari ini, Ukraina tumbuh lebih kuat dan memiliki harga diri lebih besar,” tegasnya.
“Negara kami tidak menunggu isyarat itikad baik dari pihak manapun. Kami memiliki kehendak sendiri yang kuat untuk mewujudkan apa yang kami percayai dan butuhkan,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Komitmen Dunia Internasional
Zelensky menegaskan jati diri Ukraina: “Inilah kami yang sebenarnya. Ukraina tidak akan pernah lagi dipaksa menanggung rasa malu yang disebut ‘kompromi’ oleh Rusia.”
Ia menyatakan dengan pasti: “Ukraina belum sepenuhnya mencapai kemenangan mutlak, namun kami tidak akan kalah. Kami telah mengamankan kemerdekaan kami. Ukraina bukan korban; kami pejuang sejati.”
Aliansi dan kemitraan global terus mendukung langkah strategis Ukraina. Selain Trump, banyak pemimpin dunia mengirimkan ucapan selamat dan dukungan. Raja Inggris Charles, Paus Leo XIV, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney bersatu suara mendukung peringatan Hari Kemerdekaan Ukraina.

