Checkbind.com – Luciano Spalletti berhasil mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia dengan kemenangan gemilang. Gli Azzurri mengalahkan Moldova 2-0 dalam laga terakhirnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Pertandingan yang digelar di Stadion Mapei pada Senin (9/6/2025) atau Selasa dini hari WIB ini menjadi penutup manis meskipun diwarnai drama pemecatan Spalletti sehari sebelumnya.
Sebelumnya, Italia harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Norwegia, yang langsung berujung pada pemecatan Spalletti. Namun, sang pelatih tetap setia mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan dalam laga melawan Moldova. Hasilnya, dua gol dari Giacomo Raspadori dan Andrea Cambiaso membawa Italia meraih tiga poin penuh.
Dominasi Italia dari Menit Awal
Italia langsung mengambil inisiatif serangan begitu pertandingan dimulai. Dengan formasi 3-5-1-1, mereka menekan pertahanan Moldova sejak awal. Namun, pada menit ke-9, Ion Nicolaescu nyaris membuat jantung para tifosi berhenti berdetak. Sundulannya berhasil menggoyang jala Gianluigi Donnarumma, tetapi wasit membatalkannya setelah VAR menetapkan posisi offside.
Peluang emas kembali datang di menit ke-17 melalui Luca Ranieri. Tendangannya menghantam mistar gawang, membuat penonton di Stadion Mapei bersorak sekaligus mengeluh. Mateo Retegui juga hampir membuka skor, sayangnya tembakannya masih bisa diamankan kiper Moldova, Cristian Avram.
Tekanan Italia akhirnya berbuah gol di menit ke-40. Giacomo Raspadori sukses memanfaatkan umpan silang Federico Dimarco yang kurang sempurna, lalu melepaskan tembakan akurat ke gawang Moldova. 1-0 untuk Italia!
Cambiaso Perbesar Keunggulan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Italia semakin percaya diri. Hanya lima menit setelah kick-off, Andrea Cambiaso menggandakan keunggulan Gli Azzurri. Kerja sama apik antara Riccardo Orsolini dan Davide Frattesi berhasil menembus pertahanan Moldova, dan Cambiaso dengan cerdik menuntaskannya. 2-0!
Moldova berusaha bangkit, tetapi upaya Stefan Bodisteanu masih bisa diantisipasi Donnarumma. Di sisi lain, Italia terus menciptakan peluang. Sandro Tonali dan Riccardo Orsolini beberapa kali mengancam, namun belum mampu menambah gol.
Di masa injury time, Moldova sempat memberikan tekanan, tetapi pertahanan Italia tetap solid. Tidak ada gol tambahan yang tercipta, dan pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Italia.
Posisi Italia di Grup I
Kemenangan ini mengangkat Italia ke posisi ketiga Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan tiga poin. Meski hasil ini tak cukup untuk menyelamatkan jabatan Spalletti, setidaknya menjadi hadiah perpisahan yang manis bagi pelatih asal Toscana tersebut.
Analisis Permainan: Solid di Lini Tengah, Masih Kurang Tajam di Depan
Timnas Italia tampil lebih terorganisir dibandingkan saat ditaklukkan Norwegia. Lini tengah yang diisi Tonali, Frattesi, dan Jorginho berhasil menguasai alur permainan. Namun, masalah efisiensi di depan gawang masih terlihat. Retegui dan Raspadori memang mencetak gol, tetapi beberapa peluang emas masih terbuang percuma.
Di sisi Moldova, pertahanan mereka cukup rapat di babak pertama, tetapi mulai goyah setelah kebobolan gol pertama. Mereka kesulitan membangun serangan balik yang efektif, meski sempat mendapat peluang melalui Nicolaescu dan Bodisteanu.
Masa Depan Timnas Italia Pasca-Spalletti
Dengan Spalletti resmi pergi, FIGC kini harus mencari pengganti yang tepat. Beberapa nama seperti Antonio Conte dan Roberto De Zerbi mulai dikaitkan dengan kursi kepelatihan Gli Azzurri. Tantangan terbesar adalah memastikan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah gagal di edisi sebelumnya.
Reaksi Pemain dan Pelatih
“Ini pertandingan yang emosional bagi kami. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Spalletti,” ujar Raspadori usai laga. Sementara itu, Spalletti sendiri memilih tak banyak berkomentar. “Saya hanya berterima kasih pada pemain dan staf yang telah bekerja keras,” katanya singkat.
Baca juga: Timnas Indonesia Tumbangkan China 1-0, simak lengkapnya
Timnas Italia akan kembali beraksi pada September mendatang dengan pelatih baru. Dengan performa yang terus membaik, harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
Kesimpulan
Dua gol Raspadori dan Cambiaso menjadi bukti bahwa Gli Azzurri masih punya kualitas. Tantangan selanjutnya adalah konsistensi di bawah pelatih baru agar bisa kembali ke panggung sepak bola dunia.
Bagaimana pendapatmu soal masa depan Timnas Italia? Siapa pelatih ideal pengganti Spalletti? Yuk, diskusi di kolom komentar!

