Site icon Checkbind

Tanggap Bencana, Dapur Program MBG Beralih Fungsi Jadi Dapur Umum di 3 Provinsi Sumatera

JAKARTA, Checkbind.com – Tim Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergerak cepat. Menghadapi bencana di Sumatera, mereka ubah fungsi semua dapur Badan Gizi Nasional (BGN) di lokasi terdampak. Ketua Pelaksana Hariannya, Nanik S Deyang, mengonfirmasi hal ini. Dapur-dapur itu kini resmi jadi dapur umum darurat. Artinya, dapur yang biasa masak untuk anak sekolah kini fokus ke korban di Sumut, Aceh, dan Sumbar. “Semua dapur kita di tiga provinsi sudah jadi dapur umum,” tegas Nanik, Minggu (30/11/2025).

Lalu, bagaimana prosesnya? Ternyata, jawabannya sederhana. Bencana memaksa sekolah diliburkan. Hidangan MBG pun tak lagi ada penerimanya di kelas. Oleh karena itu, tim MBG segera alihkan paket makanan untuk warga terdampak. Sumber daya yang ada akhirnya memberi manfaat langsung di titik krisis.

Mari kita lihat datanya. Pertama, aksi di Aceh. Dari 14 kabupaten/kota, tim kerahkan 94 Satuan Pelaksana Pangan dan Gizi (SPPG). Hasilnya luar biasa. Selama krisis, mereka salurkan 282.000 paket makanan!

Selanjutnya, lihat Sumatera Barat. Di sini, 41 SPPG berhasil diaktifkan. Berkat kerja sama, mereka bagikan 107.822 paket makanan. Angka ini bukti vitalnya dapur darurat.

Sementara itu, Sumatera Utara jadi daerah operasi terbesar. Faktanya, dari 10 kabupaten/kota, ada 179 SPPG yang berjaga. Tak heran, distribusinya pecahkan rekor. Sebanyak 290.000 porsi berhasil sampai ke korban!

Namun, di balik angka heroik itu, medan sangat berat. Khususnya di Sumut, tantangan datang dari segala penjuru. Mereka hadapi keterbatasan bahan baku, listrik padam, dan internet putus. Lebih parah, sejumlah SPPG di Kepulauan Nias berhenti beroperasi. Penyebabnya, Pelabuhan Sibolga tutup dan putuskan jalur logistik. Jadi, meski usaha maksimal, kendala infrastruktur tetap jadi rintangan terberat.

Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

Exit mobile version