Checkbind.com — Sosok politisi PDI-P Ganjar Pranowo mendadak mengejutkan publik nasional. Pasalnya, ia melayangkan desakan keras kepada Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, ia meminta pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan sebagai Bencana Nasional. Langkah ini teramat mendesak demi keselamatan rakyat.
Oleh karena itu, Ganjar menyampaikan gagasan tegas ini lewat akun X resminya. Video tersebut diunggah langsung oleh Ganjar pada Selasa. Selain itu, rekaman video memperlihatkan sosok Ganjar di tengah kepungan kabut asap tebal. Udara kotor tersebut jelas sangat membahayakan kesehatan paru-paru warga.
Lebih lanjut, ia juga menyematkan pesan khusus pada kolom caption video tersebut. “Umumkan karhutla sebagai bencana nasional,” tulis Ganjar dengan nada mantap. Kutipan resmi ini lantas dibaca luas oleh publik pada Rabu.
Selanjutnya, Ganjar secara aktif mendorong kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia ingin pemerintah segera memobilisasi seluruh sumber daya negara. Sebab, penanganan darurat saat ini masih terbilang belum maksimal.
Maka dari itu, mantan capres ini meminta pemerintah menurunkan tim terlatih. Pasalnya, medan kebakaran membutuhkan keahlian khusus. Bahkan, pemerintah harus berani mengonversi kendaraan darat, laut, dan udara. Semua armada tersebut wajib menjadi pemadam api secara terkoordinasi.
Tak hanya itu, Ganjar juga mengusulkan perombakan anggaran secara besar-besaran. “Refocusing anggaran,” tegas Ganjar saat memaparkan strateginya. Ia meminta pemerintah mengalihkan dana program besar untuk bencana karhutla. Alokasi dana ini dapat menyokong ekonomi warga, pedagang, serta UMKM setempat.
Di samping itu, ia menegaskan perlunya jaminan kesehatan penuh dari negara. “Pemerintah juga sebaiknya menanggung biaya pengobatan warga,” tutur Ganjar. Negara juga wajib membagikan masker dan oksigen secara gratis kepada masyarakat.
Saran Gempar Terkait Nasib Sekolah dan Para Pejabat
Sementara itu, Ganjar turut melontarkan solusi strategis untuk sektor pendidikan. Kebijakan meliburkan sekolah disarankan demi melindungi nyawa anak-anak.
Alhasil, para siswa dapat tetap menyerap materi pelajaran dari rumah. Mereka bisa memakai metode pembelajaran jarak jauh. Dengan begitu, anak-anak sekolah tetap dapat menjaga kesehatan mereka.
Namun, poin yang paling menyita perhatian adalah gagasannya untuk para pejabat. Pasalnya, Beliau mendesak agar para pejabat terkait segera berkantor di lokasi bencana. Mereka harus merasakan langsung getirnya hidup di tengah asap.
“Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla,” desaknya. Melalui langkah ekstrem ini, para pejabat akan menyadari urgensi kondisi lapangan. Dampaknya, penanganan bencana di daerah pasti berjalan jauh lebih cepat.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

