PONTIANAK, Checkbind.com – Warga Kalimantan Barat dibuat resah. Pemadaman listrik bergilir melanda sejumlah wilayah. Kini PT PLN (Persero) angkat bicara. Mereka mengungkap dalang di balik musibah mati lampu ini.
Ternyata kerusakan parah menimpa salah satu unit PLTU andalan. Yang lebih mengejutkan, perbaikan unit vital ini memakan waktu hingga satu pekan penuh! Selama masa kritis, tim teknis terus memutar otak. Mereka mengatur pasokan listrik secara ketat. Langkah ini menjaga keandalan sistem kelistrikan agar tidak kolaps total.
Kebocoran Boiler Jadi Biang Kerok!
Manager Komunikasi PLN UID Kalbar, Mukhlis Zarkasih, mengakui hal ini. Gangguan dahsyat dipicu kebocoran boiler. Insiden ini menimpa salah satu unit PLTU berkapasitas super besar.
Akibatnya, kemampuan pasok daya sistem kelistrikan Kalbar anjlok drastis. Sistem belum sanggup beroperasi secara optimal.
PLN mengambil langkah kontroversial. Mereka menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah titik. Langkah ini mencegah efek domino yang lebih mengerikan. Kebijakan ini juga menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
“Proses perbaikan memerlukan waktu sekitar satu minggu,” ujar Mukhlis. “Kami harap pemulihan pasokan listrik segera dilakukan.” Ia menyampaikan ini melalui pesan WhatsApp, Sabtu (4/7/2026).
Mukhlis menegaskan satu hal penting. Gangguan ini tak berkaitan dengan energi primer. Ia juga memastikan tak ada kelangkaan batu bara. Stok energi primer untuk seluruh pembangkit saat ini aman. Semua terkendali dengan baik.
PLN Genjot Pembangkit Lain
PLN terus menggenjot seluruh pembangkit yang masih beroperasi. Mereka memaksimalkan kapasitas hingga batas optimal. Perusahaan pelat merah tak berhenti di situ. Mereka agresif menambah pasokan listrik. Pasokan tambahan datang dari pembangkit milik mitra kerja. Langkah ini menekan dampak negatif pemadaman terhadap pelanggan setia.
PLN berjanji transparan kepada publik. Mereka akan terus membagikan perkembangan penanganan gangguan. Informasi mengalir melalui kanal-kanal komunikasi resmi perusahaan. Strategi ini memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkini. Masyarakat pun mendapat kabar akurat mengenai proses pemulihan.
“Kami berharap perbaikan selesai sesuai target,” ungkap Mukhlis optimistis. “Pasokan listrik kembali normal dalam sekitar satu pekan.” PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Mereka meminta maaf kepada seluruh pelanggan setia. Ketidaknyamanan ini terpaksa mereka rasakan selama proses perbaikan.
Pemadaman Bergilir Kembali Berlaku!
Situasi semakin memanas pada Sabtu (4/7/2026). PLN kembali memberlakukan pemadaman listrik bergilir. Kebijakan ini berlaku di sejumlah wilayah strategis. Wilayah terdampak meliputi Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
Durasi pemadaman cukup mengkhawatirkan. Setiap wilayah merasakan gelap sekitar enam jam lamanya. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan mengikuti kondisi sistem yang dinamis.
Wilayah ULP Pontianak Kota mendapat jadwal khusus. Pemadaman berlangsung pukul 08.30–14.30 WIB.
Situasi lebih rumit di wilayah ULP Sungai Kakap. Pemadaman terbagi menjadi tiga sesi berbeda. Sesi pertama pukul 08.30–15.30 WIB. Sesi kedua berlangsung 15.30–21.30 WIB. dan ketiga berjalan 21.30–01.30 WIB. Kebijakan ini mencakup sejumlah kawasan di Kecamatan Sungai Kakap dan sekitarnya.
PLN memastikan satu hal kepada publik. Seluruh sumber daya telah dikerahkan secara maksimal. Tim teknis bekerja keras mempercepat pemulihan sistem. Harapan besar menyertai upaya ini. Pasokan listrik bisa kembali normal secepat mungkin. Pemadaman berkepanjangan sangat mengganggu produktivitas. Aktivitas masyarakat Kalbar pun terganggu.
Antisipasi dan Imbauan untuk Masyarakat
PLN mengimbau masyarakat tetap tenang. Warga juga harus bijak menggunakan listrik. Imbauan ini berlaku selama masa pemadaman bergilir.
PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Mereka meminimalisir dampak negatif terhadap sektor vital. Rumah sakit mendapat perhatian khusus. Pusat perbelanjaan dan perkantoran juga menjadi prioritas.
Proses perbaikan boiler melibatkan teknisi ahli. Mereka sudah berpengalaman di bidangnya. Tim bekerja siang dan malam. Mereka mengejar target perbaikan satu minggu. Masyarakat tak perlu menikmati gelap terlalu lama.
PLN mengingatkan masyarakat tentang jadwal pemadaman. Informasi resmi tersedia di kanal perusahaan. Masyarakat bisa merencanakan aktivitas dengan baik. Pemadaman mendadak tak lagi mengejutkan.
Manajemen PLN memantau kondisi sistem secara real-time. Mereka mencermati setiap perubahan signifikan. Informasi penting segera dikomunikasikan kepada publik. Langkah ini menghindari spekulasi liar. Masyarakat pun tak mudah terprovokasi informasi tak bertanggung jawab.
PLN mengapresiasi kesabaran masyarakat Kalbar. Dukungan dan doa sangat berarti. Semua pihak mendoakan kelancaran proses perbaikan. Kerja keras dan koordinasi solid menjadi kunci. Gangguan kelistrikan ini segera teratasi.
Pasokan listrik stabil kembali dinikmati. Seluruh masyarakat Kalimantan Barat bersukacita. Mari doakan proses perbaikan berjalan lancar. Listrik menyala terang menerangi Bumi Khatulistiwa tercinta!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

