SUKABUMI, Checkbind.com – Tragedi mencekam terjadi di Desa Cipurut, Gandasoli, Sukabumi, Jumat (18/7/2025). Dua pelajar nyaris kehilangan nyawa setelah tertabrak kereta api Siliwangi KA 341 rute Cipatat-Sukabumi. Padahal, mereka hanya sedang pulang sekolah seperti biasa!
Tanpa Peringatan, Kereta Meluncur Deras!
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sukabumi, AKP Astuti Setyaningsih, kedua korban sedang menyeberang rel kereta tanpa palang pintu. Yang bikin bulu kuduk merinding, mereka sama sekali tidak menyadari adanya kereta yang melaju kencang!
“Motor tiba-tiba mati di atas rel, mereka pun panik. Sedetik kemudian, kereta datang menghantam!” jelas Astuti.
Motor Mati Mendadak, Nyaris Terlambat Selamatkan Diri
Bayangkan betapa kagetnya SR (17) dan MM (16) saat motor yang mereka tumpangi tiba-tiba mogok tepat di jalur kereta. Mesin mati, suara kereta menderu, dan waktu seakan berhenti.
“Mereka berusaha menghindar, tapi terlambat. Kereta menyambar bagian belakang motor mereka,” ungkap Astuti dengan nada prihatin.
Korban Dibawa ke RS Hermina, Kondisi Masih Kritis
Kejadian mengerikan itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Kedua pelajar langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi untuk perawatan intensif.
“Kondisi mereka masih belum stabil, tim dokter sedang berjuang menyelamatkan nyawa mereka,” tambah Astuti.
Siapa Korban dalam Insiden Mengerikan Ini?
SR, salah satu korban, adalah pelajar berusia 17 tahun asal Citamiang, Kota Sukabumi. Sementara MM (16) tinggal di Desa Cipurut, lokasi kejadian.
Miris! Lokasi Rawan Tapi Minim Pengamanan
Yang bikin miris, lokasi kejadian ternyata termasuk titik rawan kecelakaan. Tidak ada palang pintu, tidak ada penjaga rel, dan tidak ada peringatan cukup untuk pejalan atau pengendara motor.
“Kami sudah sering laporkan soal bahaya rel ini, tapi belum ada tindakan serius,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Polres Sukabumi: Waspadai Rel Tanpa Palang Pintu!
Astuti mengingatkan masyarakat agar ekstra hati-hati saat melintas di rel kereta, terutama di titik-titik tanpa pengaman.
“Jangan mengandalkan pendengaran saja. Kereta bisa datang tiba-tiba dengan kecepatan tinggi,” tegasnya.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

