Site icon Checkbind

Modus Interpol Palsu! WNA Azerbaijan Dihajar Massa Saat Rampok Money Changer

DENPASAR, Checkbind.com – Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Azerbaijan nekat merampok pegawai money changer di Bali dengan modus mengaku sebagai petugas Interpol. Tapi aksi mereka berantakan! Warga setempat langsung geram dan mengeroyok salah satu pelaku, TFO (35), sampai polisi datang. Rekannya, Johnny, kabur membawa sebagian uang hasil rampokan.

Drama Dimulai dari Penukaran Uang Palsu

Kasihum Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menceritakan kronologi kejadian. Pelaku sebelumnya menghubungi money changer dan mengajak transaksi penukaran 12.000 dolar AS. Mereka meminta petugas mengantarkan uang rupiah senilai Rp 191.150.000 ke vila mereka di Jalan Banjar Segara, Kuta.

Dua pegawai money changer, Ario Surianingrat dan Faizal, pun memenuhi permintaan itu. Sesampainya di lokasi, mereka mulai menghitung uang. Tapi pelaku terus mengulur waktu tanpa menunjukkan dollar yang dijanjikan. Tiba-tiba, Johnny muncul dan mengaku sebagai petugas Interpol!

Korban Dicekik, Uang Direbut Paksa

Johnny langsung menyerang Ario dan Faizal. Dia mencekik dan memiting mereka sambil merampas uang di atas meja. Faizal berhasil melepaskan diri dan lari keluar sambil berteriak minta tolong. Melihat pelaku kabur membawa uang, dia nekat mengejar dengan motornya!

Warga Ikut Turun Tangan, Pelaku Terkapar

Faizal menabrak TFO hingga pelaku terjatuh. Uang Rp 100 ribuan berhamburan di jalan! Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung marah dan mengepung TFO. Beberapa orang memukulinya, sementara yang lain membantu mengumpulkan uang yang berserakan.

Johnny berhasil kabur, tapi TFO terjebak dalam kondisi memalukan—hanya pakai celana dalam biru dan bertelanjang dada. Polisi kemudian mengamankannya.

Motif Pelaku: Butuh Uang untuk Hidup Sehari-hari

Hasil interogasi polisi mengungkap, pelaku merampok karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari. Alasan klise yang berujung di penjara!

Viral di Medsos: Aksi Gagal yang Bikin Malu

Sebelum berita ini ramai, video pendek sudah beredar di Facebook. Tampak uang pecahan Rp 100 ribu bertebaran di jalan, sementara warga mengamankan pria Azerbaijan itu. Netizen pun berkomentar: “Ngaku Interpol, tapi malah kalah sama warga, dasar kriminal cupu!”

Polisi Masih Buru Pelaku Kaburan

Tim kepolisian kini terus memburu Johnny yang kabur membawa sisa uang korban. Mereka mengingatkan money changer agar lebih waspada terhadap transaksi mencurigakan.

Bali Tetap Waspada: Modus Serupa Sudah Sering Terjadi

Ini bukan pertama kalinya penjahat internasional mencoba beraksi di Bali. Modusnya selalu mirip: janji transaksi besar, ajak ke tempat sepi, lalu rampok.

Tips Aman buat Money Changer:

  1. Verifikasi identitas klien asing sebelum bertransaksi.
  2. Hindari mengantar uang ke lokasi sepi tanpa pengawalan.
  3. Laporkan permintaan mencurigakan ke polisi.

Warga Bali kembali membuktikan, mereka tidak main-main dalam menjaga keamanan. “Di sini, penjahat kelas kakap sekalipun bisa tumbang!”

Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

Exit mobile version