JAKARTA, Checkbind.com – Aksi vandalisme nekat terjadi pada KRL Jabodebek terbaru! Kereta rel listrik (KRL) CLI-125, yang baru beroperasi dua bulan, menjadi korban pelemparan batu oleh oknum tak bertanggung jawab, Jumat (11/7/2025) sore. Akibatnya, kaca pintu kereta bagian belakang retak dan harus menjalani perbaikan darurat.
Lokasi Kejadian & Dampak Kerusakan
Menurut Joni Martinus, VP Corporate Secretary KAI Commuter, kejadian ini terjadi di lintasan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, tepatnya di dekat JPO Pasar Anyar. Syukurlah, aksi vandalisme ini tidak melukai penumpang, tapi kerusakan yang terjadi benar-benar parah!
“Kami harus segera mengganti kaca yang retak ini, sehingga kereta terpaksa berhenti beroperasi selama tiga hari,” tegas Joni. Padahal, KAI Commuter baru saja meluncurkan KRL dengan teknologi mutakhir ini untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Pelaku Tertangkap, Bakal Diproses Hukum!
Begitu laporan masuk, tim pengamanan KAI Commuter langsung bergerak cepat. Petugas akhirnya mengamankan pelaku dan langsung membawanya ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
KAI Commuter tidak akan tinggal diam! Mereka berkoordinasi dengan kepolisian untuk memproses hukum pelaku hingga tuntas. Bayangkan, satu batu bisa membahayakan ratusan nyawa!
Ancaman Hukum & Efek Jera
Joni mengingatkan, vandalisme seperti ini bukan sekadar iseng. Melainkan kejahatan serius yang diatur dalam:
- UU No. 23/2007 tentang Perkeretaapian – Merusak sarana kereta bisa kena sanksi berat!
- KUHP Pasal 287 – Pelaku bisa dihukum penjara hingga 15 tahun karena membahayakan keselamatan umum.
“Kami tidak akan tolerir aksi seperti ini. Selain merugikan, ini mengancam nyawa penumpang dan petugas,” tegas Joni.
Gerakan Anti-Vandalisme: Butuh Peran Masyarakat!
KAI Commuter gencar melakukan sosialisasi ke warga sekitar rel agar tidak melakukan vandalisme. Namun, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan.
“Kami minta orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat ikut mengedukasi warga, terutama anak-anak, untuk tidak melempar atau merusak kereta,” imbau Joni.
Ayo Jaga Bersama!
KAI Commuter mengajak semua pihak peduli terhadap keamanan transportasi umum. Jika melihat aksi mencurigakan, segera laporkan ke petugas atau polisi.
“Kereta adalah aset nasional. Mari jaga bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pesan Joni.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Cinta-news.com

