MAMUJU, Checkbind.com – Dua orang abdi negara di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, justru terjerat kasus narkoba! Keduanya, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MS (45) dan seorang kepala desa berinisial RD (36), harus berhadapan dengan hukum setelah polisi mengamankan mereka dalam operasi narkoba.
Operasi Antik Marano Berhasil Ungkap Peredaran Sabu
Polresta Mamuju bergerak cepat dalam Operasi Antik Marano pada Senin (4/8/2025). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membeberkan bahwa penangkapan bermula saat RD tertangkap basah membawa satu kantong plastik berisi kristal bening diduga sabu. Barang haram itu ia sembunyikan di dalam bungkus rokok di Jalan Ir. Juanda, Mamuju.
“Kami menangkap RD, seorang kepala desa, setelah menemukan sabu dalam bungkus rokoknya,” jelas Herman dengan tegas.
Pengembangan Kasus: ASN Satpol PP Jadi Bandar?
Setelah mengamankan RD, polisi langsung melakukan pengembangan kasus. Hasilnya mencengangkan! RD mengaku bahwa sabu tersebut ia beli dari MS, seorang ASN yang bekerja di Satpol PP Pemkab Mamuju.
Tanpa buang waktu, polisi langsung menyerbu kediaman MS. Hasil penggeledahan sungguh mengejutkan! Tiga kantong plastik klip bening berisi sabu berhasil diamankan. Tak hanya itu, ponsel yang diduga dipakai untuk transaksi narkoba juga turut disita.
“Kedua pelaku kini kami amankan di Mapolresta Mamuju untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkap Herman.
Polisi Selidiki Jaringan Peredaran Narkoba
Herman mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami keterlibatan MS. Pertanyaan besar muncul: Sudah berapa lama ASN Satpol PP ini menjadi pengedar sabu di Mamuju?
“Kami masih menyelidiki berapa lama MS terlibat. Ini kasus serius, jadi kami akan mengusut tuntas,” tegas Herman.
Kedua tersangka terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jika terbukti bersalah, mereka bisa mendekam lama di balik jeruji besi.
Masyarakat Mamuju Kaget dengan Penangkapan Ini
Kabar penangkapan ini tentu mengejutkan warga Mamuju. Bagaimana tidak, seorang kepala desa dan ASN Satpol PP yang seharusnya menjadi contoh justru terlibat kasus narkoba!
Polisi memastikan akan terus memberantas peredaran narkoba di Mamuju. Operasi seperti Antik Marano akan digencarkan untuk menangkap lebih banyak bandar dan pengguna.
Kini, kedua tersangka menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga akan melacak apakah ada pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini.
“Kami tak akan berhenti sampai di sini. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak tegas,” tandas Herman.
Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

