Site icon Checkbind

Jari Tangan Kiri Nyaris Putus Tertarik Tali Layangan Saat Naik Motor di Pamekasan

PAMEKASAN, Checkbind.com – Sebuah kejadian mengerikan nyaris merenggut jari tangan kiri seorang warga di Pamekasan. Ahmad Solehoddin, korban dalam insiden ini, mengalami luka parah hingga nyaris putus setelah terlilit benang layangan saat berkendara. Peristiwa ini terjadi di Dusun Cok Gunung Timur, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (6/8/2025).

Saksi Ungkap Detik-Detik Mengerikan
Hairuddin, salah seorang saksi mata, menceritakan bahwa korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Nmax di Jalan Desa Waru Timur. Tiba-tiba, benang layangan yang melintang di jalan menyangkut di setir motornya dan langsung melilit tangan Ahmad dengan kecepatan tinggi.

“Benang itu seperti pisau, langsung mengiris jarinya. Lukanya sangat dalam, sampai-sampai hampir putus!” ujar Hairuddin dengan nada gemetar.

Yang lebih mengejutkan, Ahmad sempat tidak menyadari lukanya yang parah. Ia tetap melanjutkan perjalanan sebelum akhirnya melihat darah mengucur deras dari tangannya.

Darah Berceceran, Warga Buru-Buru Tolong
“Saya lihat motornya sudah penuh darah. Warga sekitar langsung panik dan berusaha menolong dengan membalut lukanya pakai kain,” lanjut Hairuddin.

Setelah mendapat pertolongan pertama, Ahmad segera dilarikan ke rumah sakit. Meski sempat dirawat, ia akhirnya diperbolehkan pulang. Namun, insiden ini meninggalkan trauma mendalam bagi korban dan warga sekitar.

Polres Pamekasan Bergerak Cepat
Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriyadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memantau kejadian ini meski belum ada laporan resmi. “Korban memang sempat dirawat, tapi sekarang sudah pulang,” jelas Jupriyadi.

Tak hanya itu, polisi langsung mengambil langkah preventif. Mereka menggelar imbauan massal melalui bhabinkamtibmas di seluruh desa agar masyarakat tidak bermain layangan di pinggir jalan.

“Kami juga mengingatkan pengendara agar ekstra waspada, terutama di area rawan layangan,” tegasnya.

Peringatan Keras untuk Penggemar Layangan
Insiden ini menjadi alarm keras bagi para pemain layangan. Tali layangan, terutama yang berbahan benang tajam (biasa disebut “benang gelasan”), bisa berubah jadi senjata mematikan bagi pengendara.

Bahkan, di beberapa daerah, sudah banyak kasus serupa yang berakhir tragis. Mulai dari leher terluka, tangan terpotong, hingga kecelakaan fatal karena tersangkut benang saat berkendara.

Exit mobile version