Checkbind.com – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil melenggang ke babak 16 besar Indonesia Open 2025 setelah mengalahkan wakil India, Malvika Bansod, yang dikenal sebagai lawan ulet. Pertandingan sengit ini berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (3/6/2025), dan berakhir dengan mundurnya Bansod akibat cedera lutut. Saat pertandingan dihentikan, skor menunjukkan 16-21, 15-16 setelah 54 menit permainan.
Meski meraih kemenangan, Putri KW mengaku belum puas dengan performanya. Ia mengakui kesulitan menghadapi permainan defensif Bansod yang disiplin dan sulit dipatahkan. “Lawan bermain sangat solid hari ini. Dia terus mengajak rally panjang, dan dengan postur yang tidak terlalu tinggi tapi sangat lincah, saya kesulitan menutup poin. Alhasil, banyak kesalahan yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Putri KW, seperti dilansir dari rilis PBSI.
Perjuangan di Lapangan
Putri sempat tertinggal di awal pertandingan sebelum akhirnya bangkit dan memaksa Bansod menyerah karena cedera. Kemenangan ini membawanya ke babak berikutnya, di mana ia akan berhadapan dengan pebulutangkis Thailand, Supanida Katethong, yang sebelumnya mengalahkan pemain India lainnya, Rakshitha Sree Santhosh Ramraj, dengan skor 14-21, 21-15, 21-12.
“Saya harus meningkatkan permainan di babak selanjutnya. Hari ini belum maksimal, tapi ini jadi pelajaran berharga,” tambah Putri, yang pernah menjuarai Korea Masters 2024.
Target di Turnamen Super 1000
Sebagai bagian dari BWF World Tour Super 1000, Indonesia Open menjadi ajang bergengsi yang diincar banyak pebulutangkis top dunia. Putri KW berharap bisa tampil lebih konsisten dan mengeluarkan versi terbaiknya di pertandingan selanjutnya. “Saya ingin menunjukkan permainan terbaik, bukan sekadar menang. Hari ini masih ada banyak hal yang harus diperbaiki,” tegasnya.
Selain Putri KW, Indonesia juga mengandalkan Komang Ayu Cahya Dewi di sektor tunggal putri. Pebulutangkis asal Bali ini akan mulai bertanding pada Rabu (4/6/2025) melawan wakil Taiwan, Lin Hsiang-Ti, di babak 32 besar.
Analisis Pertandingan: Kelebihan & Tantangan
Pertandingan melawan Bansod menjadi ujian mental bagi Putri KW. Saya harus lebih sabar dan cerdik dalam membangun serangan,” ungkap Putri.
Meski demikian, Putri mengaku tidak ingin mengandalkan kemenangan karena luck. “Saya ingin menang karena permainan bagus, bukan karena lawan cedera,” tegasnya.
Persiapan Menghadapi Supanida Katethong
Supanida Katethong bukan lawan yang mudah. “Saya harus mempelajari polanya dan tidak boleh lengah. Dia punya serangan yang tajam, jadi pertahanan harus solid,” jelas Putri.
Pelatihnya, Irwansyah, juga memberikan masukan untuk meningkatkan akurasi pukulan dan efisiensi gerak. “Putri harus lebih dominan di net dan mengurangi kesalahan sendiri,” ujarnya.
Dukungan Fans di Istora
Dukungan penuh dari penonton Istora Senayan menjadi energi tambahan bagi Putri KW. “Suara fans Indonesia luar biasa. Mereka memberi semangat ekstra, dan saya ingin membalasnya dengan permainan terbaik,” katanya.
Dengan semangat tinggi, Putri bertekad untuk melangkah lebih jauh di Indonesia Open 2025. “Target saya jelas: main maksimal di setiap pertandingan dan naikkan level permainan,” tutupnya penuh keyakinan.
Sementara itu, Komang Ayu Cahya Dewi juga bersiap untuk laga perdana melawan Lin Hsiang-Ti. “Saya sudah mempelajari gaya bermainnya dan siap memberikan yang terbaik,” ujar Komang.
baca juga: Indonesia Open 2025 Siap Bergulir Besok, Simak Lengkapnya
Dengan dukungan fans dan kerja keras, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka bisa membawa pulang gelar juara. “Kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan,” tegas Putri.
Simak terus perkembangan Indonesia Open 2025 hanya di Checkbind.com!

