SURABAYA, Checkbind.com – Pada Selasa (2/9/2025) malam lalu, suasana hangat dan penuh kebersamaan langsung menyelimuti RW 06 Kelurahan Tegalsari, Surabaya. Masyarakat secara spontan merespon instruksi dari Ketua RW 06. Ketua RW 06 secara khusus menyerukan kepada semua RT untuk menghidupkan kembali tradisi ronda malam atau siskamling. Tujuannya adalah menjaga keamanan lingkungan pasca aksi massa yang berujung ricuh dan pembakaran di beberapa titik di Surabaya. Selanjutnya, pengumuman yang berisi seruan, “Instruksi dari RW 06 untuk jaga kampung untuk seluruh RT 1-17,” pun dengan cepat tersebar dan viral di antara para warga.
Yang paling membanggakan, warga justru menyambut inisiatif ini dengan sangat positif. Bagi mereka, kegiatan menjaga kampung secara bersama-sama ini bukanlah beban. Malahan, ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa aman dan memperkuat ikatan kebersamaan. Sebagai buktinya, Ketua RT 14 RW 06, Angga Febrica, menyatakan bahwa instruksi ini dijalankan dengan dukungan penuh warga. “Kami dari RT 14 RW 06 Tegalsari mendapat instruksi dari Pak RW maupun Bu Lurah,” jelas pria yang akrab disapa Angga itu. “Hal ini disambut positif bukan hanya pengurus, melainkan juga partisipasi warga yang ingin benar-benar menjaga keamanan kampung,” imbuhnya.
Tak hanya sekadar berjaga, kegiatan siskamling di Tegalsari pun berhasil menjelma menjadi simbol nyata kekuatan gotong royong. Di balik pos ronda yang kembali ramai, tersimpan bukti konkret bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Warga pun secara aktif memanfaatkan momen ronda malam ini sebagai ruang untuk saling berbagi cerita dan memperkuat tali persaudaraan. Dengan demikian, keamanan dan kebersamaan berjalan beriringan dengan harmonis.
Salah satu warga, Oscar Baadilla, dengan antusias mengungkapkan pendapatnya. “Kegiatan siskamling ini merupakan langkah bagus untuk pencegahan,” ujarnya. Ini juga bentuk dukungan kepada Pemkot Surabaya dengan kampanye jogo Surabaya. Dan yang tak kalah penting, warga bisa berkumpul dan merekatkan hubungan. Alhasil, setelah tiga hari berjalan, suasana kampung tetap aman dan kondusif. “Kita bersyukur tidak ada hal-hal negatif. Harapannya sudah tidak ada lagi tindakan rusuh maupun kriminal,” tambahnya penuh harap.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya menyambut dan mendukung penuh partisipasi aktif warga. Plt Kepala Dinas Kominfo Surabaya, M. Fikser, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat. “Kami mengajak seluruh warga untuk saling peduli dan menjaga kampungnya,” serunya. “Ini adalah Kota Pahlawan. Mari kita tolak semua kegiatan yang anarkis, premanisme, dan melanggar hukum.”
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa siskamling harus menjadi garda terdepan. “Setiap kampung harus menjadi benteng pertama,” tegas M. Fikser. Pemerintah Kota Surabaya mendorong penguatan siskamling agar keamanan bisa tumbuh secara organik dari kepedulian warga sendiri. Warga Tegalsari pun secara nyata mewujudkan semangat Jogo Surabaya menjadi aksi Jogo Kampung yang sangat inspiratif.
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com

