Site icon Checkbind

Bentrokan Warnai Kemenangan Persis Solo atas Madura United!

PAMEKASAN, Checkbind.com – Drama panas pecah saat Madura United menghadapi Persis Solo di Stadion Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (9/8/2025). Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang sportivitas justru berubah menjadi laga brutal antarsuporter!

Aksi Pelemparan Picu Kericuhan di Tribun

Suasana mulai memanas sejak awal pertandingan Super League. Tanpa diduga, aksi saling lempar antara suporter kedua tim langsung menyulut keributan. Mata-mata kericuhan ini mengungkapkan bahwa suporter Persis Solo pertama kali melemparkan benda ke arah kelompok suporter Madura United.

“Awalnya cuma saling ejek, tapi tiba-tiba ada yang melempar botol dari sisi tribun Persis. Langsung panas deh!” ujar Zaki Abdillah, saksi mata yang berada di lokasi.

Suporter MU Berusaha Blokade Keluarnya Pasukan Persis

Keributan tak berhenti di dalam stadion. Begitu pertandingan usai, suporter Madura United yang geram karena timnya kalah 1-2 malah beralih jadi “penjaga gerbang”. Ratusan dari mereka menunggu di luar stadion, bertekad menghadang suporter Persis Solo yang hendak pulang.

“Mereka nggak terima kalah, jadi beramai-ramai ngeblock jalan keluar. Mau dikeroyok, tuh!” tambah Zaki.

Brimob Turun Tangan, Kondisi Baru Reda Setelah 1 Jam

Untungnya, puluhan personel Brimob bergerak cepat ke lokasi. Mereka langsung memisahkan kedua kubu yang nyaris bentrok fisik. Dengan strategi pengamanan ketat, aparat berhasil mengendalikan situasi dalam waktu satu jam.

“Kalau nggak ada Brimob, bisa-bisa ada korban. Untung mereka sigap,” komentar seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Persis Solo Dominasi Pertandingan

Sementara di lapangan, Persis Solo tampil perkasa. Sho Yamamoto membuka keunggulan di menit ke-34 dengan gol cantik. Tak puas sampai di situ, Kodai Tanaka memperbesar jarak di menit ke-61.

Madura United sempat memberi harapan lewat gol Keim Palic di menit ke-72, tapi usaha mereka mentok di skor 1-2. Kekalahan ini bikin emosi suporter MU meledak!

Bentrokan Meletus Usai Peluit Akhir

Begitu wasit meniup peluit panjang, tensi langsung naik. Suporter Madura United yang emosi mulai menyerbu tribun Persis Solo. Adu mulut berubah jadi lemparan kursi, bahkan perkelahian terjadi hingga ke luar stadion.

“Langsung ricuh, ada yang teriak, ada yang lempar apa saja. Kayak medan perang!” cerita seorang penonton.

Diketahui, ratusan suporter Persis Solo datang ke Pamekasan dengan armada bus sendiri. Usai insiden, mereka dikawal ketat oleh aparat untuk memastikan pulang dengan selamat.

Meski pertandingan menghadirkan drama gol yang seru, kekerasan antarsuporter kembali merusak citra sepak bola Indonesia. Harusnya, fans bisa menikmati laga dengan sportif, bukan malah bermusuhan.

Exit mobile version