Site icon Checkbind

BBM Langka di Jember Gara-Gara Tutupnya Jalur Gumitir! Ini Cara Pertamina Jaga Pasokan

JAKARTA, Checkbind.com – PT Pertamina (Persero) lewat Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus langsung bergerak cepat! Mereka mengerahkan 79 mobil tangki untuk menjamin pasokan BBM ke Jember yang krisis akibat penutupan Jalur Gumitir.

Jalur Gumitir menghubungkan Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, kini tutup sementara untuk perbaikan jalan. Sayangnya, penutupan ini memicu kemacetan parah dan mengganggu distribusi BBM, membuat warga Jember kesulitan mendapatkan bahan bakar.

Apa dampaknya? Pertamina mencatat 8 SPBU di Bondowoso dan 41 SPBU di Jember ikut terdampak. Akibatnya, warga pun kelabakan mencari BBM!

Pertamina Gunakan Rute Alternatif

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menjelaskan bahwa mereka kini memakai rute alternatif untuk mengirim BBM ke Jember. Jika biasanya dari Banyuwangi lewat Gumitir langsung ke Jember, sekarang rutenya menjadi lebih panjang: Banyuwangi → Situbondo → Arak-Arak → Bondowoso → Jember.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas dan Polres setempat agar kendaraan pengangkut BBM dan LPG mendapat prioritas,” tegas Ahad dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).

Alihkan Suplai ke Surabaya & Malang Agar Tak Macet

Tak hanya itu, Pertamina juga mengalihkan suplai ke Pertamina Instalasi Surabaya Group dan Fuel Terminal Malang agar mobil tangki tidak terjebak macet di Pelabuhan Ketapang. Ahad menyebutkan, strategi ini sudah berjalan sejak 24 Juli 2025, saat awal penutupan Jalur Gumitir.

“Karena macet, waktu tempuh (RTH) yang biasanya hanya 4 jam membengkak jadi 11 jam! Makanya, kami memutuskan mengalihkan suplai agar distribusi tetap lancar,” jelasnya.

79 Mobil Tangki Dikerahkan!

Pertamina mengerahkan 79 mobil tangki untuk memastikan pasokan BBM di Jember tetap terpenuhi. Mobil-mobil ini mengambil BBM dari berbagai titik di Jawa Timur, termasuk Banyuwangi, Surabaya, dan Malang.

“Semua mobil tangki ini membawa maksimal 24 KL agar bisa melewati jalur alternatif yang sempit,” ungkap Ahad.

Pemerintah memperkirakan penutupan Jalur Gumitir akan berlangsung hingga 24 September 2025. Untuk menjaga stok BBM tetap aman, Pertamina juga akan menggunakan jalur distribusi via Tuban dan Madiun.

Warga Jember Kelabakan Cari BBM

Sebelumnya, kelangkaan BBM memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Jember. Misalnya, di SPBU Wirowongso, Kecamatan Ajung, antrean motor, mobil, hingga truk memenuhi jalan utama!

Banyak kendaraan memutar balik karena tak ingin terjebak macet, sementara truk-truk besar terpaksa bersabar karena tak ada jalur lain.

Warga Rela Jauh ke Banyuwangi Bawa Jeriken!

Krisis BBM membuat warga Jember nekat mencari BBM ke Banyuwangi dengan membawa jeriken. Mereka terpaksa melalui jalur alternatif Mrawan, yang hanya bisa dilintasi motor.

Jalur ini sempit, terjal, dan minim penerangan, sehingga kami tidak menyarankan pengendara melaluinya setelah pukul 16.00 WIB. Sayangnya, jalur ini juga digunakan truk pengangkut hasil panen ke Pabrik Garahan Kidul di Jember.

“Macet semakin parah karena truk tidak bisa masuk pabrik, sementara warga yang mencari BBM enggan mengantre,” cerita Wiji, relawan setempat, Selasa (29/7/2025).

Pertamina Pastikan Stok Aman, Warga Diminta Tenang

Meski situasi cukup pelik, Pertamina memastikan stok BBM di Jember tetap aman. Mereka telah menyiapkan berbagai strategi, mulai dari rute alternatif, alih suplai, hingga kerja sama dengan aparat.

“Kami minta warga tetap tenang, BBM pasti tersedia, meski mungkin butuh waktu lebih lama karena kondisi jalan,” pesan Ahad.

Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

Exit mobile version