Kapal Pesiar WN Jerman Dibobol Saat Berlabuh di Sorong, Barang senilai Rp 250 Juta Raib

Diposting pada 1 views

SORONG, Checkbind.com — Kepolisian Resort Kota (Polresta) Sorong Kota membongkar kasus pencurian kelas kakap. Kasus ini menyasar kapal pesiar milik warga negara asing asal Jerman. Kapal mewah tersebut sedang berlabuh di perairan Kota Sorong, Papua Barat Daya. Selanjutnya, tim Satreskrim Polresta Sorong Kota langsung menggelar investigasi cepat.

Aksi kejahatan ini meletus pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIT. Peristiwa tersebut berlangsung di kawasan Jalan Usaha Mina. Tepatnya, para pelaku membobol kapal pesiar yang berlabuh di Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi. Sementara itu, area Malawei memang menjadi tempat berlabuh kapal pesiar.

Akibat aksi pencurian ini, korban asal Jerman menanggung kerugian sangat besar. Bahkan, total nilai kerugian korban mencapai angka Rp 250 juta. Korban kehilangan banyak barang berharga di dalam kapal pesiar miliknya.

Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U. Tan memberi keterangan resmi. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami perkara pencurian ini. Selain itu, tim penyidik terus mengumpulkan bukti tambahan di lapangan.

Tim opsnal sukses meringkus satu terduga pelaku berinisial OJDF. Satu terduga pelaku tersebut ditangkap oleh polisi pada Minggu (20/9/2026) malam. Sementara itu, tiga pelaku lain yakni FK, SG, dan A masih melarikan diri. Oleh karena itu, polisi menetapkan ketiganya sebagai buronan resmi.

“Penyidik masih memeriksa pelaku dan mendalami barang bukti yang ada,” kata Afriangga, Senin (21/9/2026). Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa timnya terus memburu tiga DPO tersebut. Polisi berkomitmen membongkar seluruh komplotan pencuri ini sampai tuntas.

Kasus ini dilaporkan oleh korban melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/910/IX/2026/SPKT/Polresta Sorong Kota. Korban resmi membuat laporan tersebut pada 19 September 2026. Selanjutnya, laporan ini menjadi dasar utama polisi melakukan penindakan hukum.

Korban sendiri merupakan turis WNA berkewarganegaraan Jerman. Sebelum kejadian, korban sempat meninggalkan kapal untuk berbelanja di darat. Namun, saat kembali ke kapal, korban mendapati barang-barang berharganya raib. Sontak, korban langsung melaporkan kejadian pahit ini ke Polresta Sorong Kota.

Sejumlah barang bukti penting diamankan oleh petugas dalam pengungkapan kasus ini. Tim penyidik menyita beberapa ponsel, laptop Apple, serta satu set drone. Selain itu, polisi mengamankan speaker, headphone, perlengkapan menyelam, dan dive computer. Bahkan, petugas menyita dua spear gun, alat memancing, serta sejumlah jeriken.

Penyelidikan polisi menunjukkan cara kerja komplotan pencuri ini. Para pelaku menyusup ke kapal pesiar saat kapal sedang berlabuh tenang. Saat itu, kapal memang tidak memiliki penghuni atau penjaga di dalamnya. Akibatnya, para pelaku dengan mudah menguras barang berharga milik korban.

Saat ini, penyidik masih memeriksa tersangka OJDF secara intensif. Di samping itu, polisi terus mendalami seluruh barang bukti yang ada. Tiga DPO tersebut masih diburu oleh tim buser Polresta Sorong Kota.

Terakhir, Afriangga mengimbau masyarakat agar segera memberi informasi terkait keberadaan buronan. Warga bisa langsung menghubungi pihak kepolisian jika melihat FK, SG, atau A. Selain itu, ia mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *