Surabaya Geger! Karyawan Finance Diculik Ormas, Polisi Ringkus 5 Pelaku

Diposting pada 6 views

SURABAYA, Checkbind.com – Polisi Surabaya berhasil meringkus lima anggota ormas yang diduga menculik karyawan sebuah perusahaan finance di Jalan Basuki Rahmat. Aksi nekat ini langsung viral setelah video proses penculikan beredar luas di Instagram!

Aksi Brutal Terekam Kamera
Akun Instagram @jktnewss mengunggah video yang memperlihatkan sekelompok orang menggotong paksa seorang pria berkemeja keluar dari ruangan. Tanpa basa-basi, mereka langsung menyodor korban masuk ke dalam mobil. Yang bikin bulu kuduk merinding, mobil itu langsung melesat entah ke mana!

Modus Ngamuk: Debitur Gagal Bayar Pakai Jasa Ormas
Dugaan sementara mengarah pada seorang debitur yang sengaja membawa ormas untuk menekan korban. Alih-alih berunding baik-baik, mereka malah memilih cara premanisme!

Polisi Bergerak Kilat
AKP Rina Shanty, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, langsung konfirmasi laporan ini. “Kami sudah terima laporan dan sedang mengusut tuntas,” tegas Rina saat dikonfirmasi Jumat (18/7/2025).

Lima Tersangka Sudah di Tangan!
Iptu Bobby Wirawan dari Satreskrim Polrestabes membongkar fakta baru: “Kelima pelaku kita amankan setelah gagal mediasi dengan korban saat demo,” beber Bobby.

Netizen Berang, Tagar #JusticeForKaryawanFinance Trending
Warganet langsung membanjiri media sosial dengan kecaman keras. Banyak yang menuntut hukuman maksimal untuk pelaku.

Misteri Lokasi Korban
Hingga detik ini, keluarga korban masih belum tahu keberadaan sang karyawan. Mereka berharap ada saksi yang bisa memberikan petunjuk.

Polisi masih menyelidiki kemungkinan ada aktor intelektual di balik layar. Jangan-jangan ini bukan sekadar urusan tagihan macet biasa!

AKP Rina mengingatkan masyarakat: “Jangan main hakim sendiri! Biarkan kami yang bekerja sesuai prosedur hukum.”

BOT Finance Masih Tutup Mulut
Perusahaan korban belum memberikan pernyataan resmi. Namun sumber internal menyebut manajemen sedang berkoordinasi intensif dengan aparat.

Polisi berjanji akan gelar konferensi pers dalam 24 jam ke depan untuk mengungkap perkembangan terbaru kasus ini.

Kasus ini membuktikan bahwa kekerasan bukan solusi. Masalah keuangan harus diselesaikan dengan kepala dingin, bukan dengan premanisme!

Dapatkan Berita Terupdate Lainnya di Exposenews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *