Rumah di Kebon Jeruk Dibobol, Rp800 Juta Raib

Diposting pada 9 views

JAKARTA, Checkbind.com – Aksi nekat komplotan maling mengguncang wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (6/6/2025). Tanpa ampun, mereka membobol sebuah rumah dan menggasak brangkas berisi uang tunai serta perhiasan emas dengan total kerugian mencapai Rp 800 juta!

“Isi brankas itu ada perhiasan dan uang. Total kerugian kurang lebih sekitar Rp 800 juta,” tegas Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi Dewanto Pratistha, saat dikonfirmasi Senin (30/6/2025). Polisi langsung bergerak cepat untuk mengusut kasus ini, sementara korban masih syok dengan kejadian yang menimpa mereka.

Baca Juga: Motor Hilang 6 Tahun Ditemukan di Bangkalan

Menurut penyelidikan sementara, para pelaku memanfaatkan momen saat rumah dalam keadaan kosong. “Ditinggal pergi, jadi pelaku sudah profiling wilayah kebon jeruk, kemudian rumah-rumah kosong tersebut menjadi target,” jelas Kompol Raden. Tampaknya, maling-maling ini sudah melakukan pengintaian sebelumnya, memastikan target benar-benar aman sebelum beraksi.

Begitu mengetahui kejadian tersebut, pemilik rumah langsung melapor ke polisi. Tim forensik pun segera turun tangan untuk mengolah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna mengumpulkan bukti.“Kami sudah mengidentifikasi pelaku dan kini sedang mengejar serta akan menangkap mereka,” tegas Kompol Raden dengan penuh keyakinan.

Detik-Detik Aksi Pencurian yang Terencana

Melihat modus operandi yang rapi, pelaku jelas bukan penjahat biasa. Mereka melakukan pengamatan mendalam sebelum menyerang. Ketika rumah kosong, mereka langsung masuk dengan cepat dan membersihkan isi brangkas tanpa meninggalkan jejak yang mencolok.

Korban Merasa Trauma

Pemilik rumah menolak menyebutkan namanya namun mengaku trauma pasca kejadian ini. “Semua tabungan dan perhiasan keluarga hilang dalam sekejap,” ujarnya lirih. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku agar tidak ada korban lain.

Polisi Berburu Pelaku

Dengan identitas pelaku yang sudah terendus, aparat kepolisian kini memburu komplotan tersebut. Masyarakat harus tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar mereka. “Kami akan terus update perkembangan kasus ini,” janji Kompol Raden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *